Forkopimda Jatim Dampingi Ketua DPR RI Cek Vaksinasi di Surabaya

  • Bagikan
Pengecekan vaksinasi Covid-19 oleh Forkopimda Jatim di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya, Kamis (08/07/2021), (Foto: Polrestabes Surabaya)
Pengecekan vaksinasi Covid-19 oleh Forkopimda Jatim di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya, Kamis (08/07/2021), (Foto: Polrestabes Surabaya)

SURABAYA, Tugujatim.id – Forkopimda Jawa Timur yang meliputi Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa, Pangdam V/Brawijaya Meyjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mendampingi Ketua DPR RI Puan Maharani dalam rangka kunjungan kerja, mengecek Rumah Sakit Darurat Lapangan Tembak Kedung Cowek dan Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Stadion Gelora 10 November Surabaya.

Pelaksanaan pengecekan RS Darurat Lapangan Tembak Kedung Cowek Surabaya bertujuan untuk memastikan kesiapan tenaga kesehatan, fasilitas pendukung, seperti tempat tidur untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala ringan sampai berat.

Usai mengecek RS Darurat Lapangan Tembak Kedung Cowek Surabaya, rombongan Forkopimda Jatim melanjutkan dengan pengecekan vaksinasi di Stadion Gelora 10 November Surabaya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi Covid-19 yang berlangsung di Stadion Gelora 10 November Surabaya ditargetkan 50.000 dosis perhari.

“Vaksinasi yang berlangsung di Gelora Tambaksari ini ditargetkan perhari sebanyak 50.000 dosis dan dibagi menjadi 2 gelombang, dengan nakes dan gabungan relawan sebanyak 2000 personel,” ucapnya.

Di sisi lain, tenaga kesehatan (nakes) dan fasilitas kesehatan (faskes) sudah disiapkan dengan optimal di RS Darurat Lapangab Tembak Kedung Cowek Surabaya. Hal itu begitu penting sebagai upaya merawat pasien dan menuntaskan pandemi Covid-19 di Kota Surabaya.

“Sementara, tenaga kesehatan dan fasilitas yang dipersiapkan di RS Darurat Lapangan Tembak Kedung Cowek Surabaya terdapat 50 dokter, 100 perawat, 10 tempat tidur ICU, 400 tempat tidur bergejala sedang dan 200 tempat tidur bergejala ringan serta 400 gejala sangat ringan (OTG),” tegasnya.

Kegiatan diakhiri dengan paparan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa terkait perkembangan situasi Covid 19 serta penanganannya di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

  • Bagikan