Foto: Melihat Hiruk Pikuk Pabrik Cincau "Mak Cao" yang Legendaris di Malang - Tugujatim.id

Foto: Melihat Hiruk Pikuk Pabrik Cincau “Mak Cao” yang Legendaris di Malang

  • Bagikan
Daun janggelan atau juga dikenal sebagai daun cao yang telah dikeringkan. Daun ini merupakan bahan dasar pembuatan cincau. (Foto: Rubainto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Daun janggelan atau juga dikenal sebagai daun cao yang telah dikeringkan. Daun ini merupakan bahan dasar pembuatan cincau. (Foto: Rubainto/Tugu Malang/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Kota Malang memiliki pabrik cincau atau cao yang begitu legendaris di kawasan Kebalen Wetan. Persisnya di Jalan Laksamana Martadinata Gang 6B No.38 Kota Malang. Mak Cao namanya. Tak heran kenapa disebut legendaris, sebab pabrik ini sudah eksis membuat cincau yang kerap dipakai untuk beragam minuman itu sejak tahun 1961. Artinya, pabrik itu sudah eksis selama kurang lebih 60 tahun.

Pada bulan Ramadhan ini, cincau begitu banyak diminati lantaran banyak dipakai untuk olahan minuman berbuka puasa. Lantas bagaimana hiruk-pikuk kondisi pabrik cincau Mak Cao di Kota Malang ini? Berikut adalah foto-foto suasana langsung dalam pabrik pembuat cincau yang kini telah dipegang dan diteruskan oleh generasi ketiga.

Hirup pikuk suasana pabrik pembuatan cincau, Mak Cao di Malang yang begitu sibuk selama bulan Ramadhan. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Hirup pikuk suasana pabrik pembuatan cincau, Mak Cao di Malang yang begitu sibuk selama bulan Ramadhan. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Seorang pegawai di pabrik cincau Mak Cao Kota Malang mengecek kondisi olahan rebusan air cincau. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Seorang pegawai di pabrik cincau Mak Cao Kota Malang mengecek kondisi olahan rebusan air cincau. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Ember-ember kecil digunakan untuk mengambil cairan rebusan yang nantinya didinginkan dan menjadi cincau. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Ember-ember kecil digunakan untuk mengambil cairan rebusan yang nantinya didinginkan dan menjadi cincau. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Tungku Perapian: Daun cao kering direbus dengan api di drum-drum tangki besar hingga nantinya dimasukkan ke dalam blek-blek kecil untuk didinginkan. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Tungku Perapian: Daun cao kering direbus dengan api di drum-drum tangki besar hingga nantinya dimasukkan ke dalam blek-blek kecil untuk didinginkan. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Suasana pabrik pembuat cincau di Kota Malang pada bulan Ramadhan di mana jumlah pemesan semakin meningkat. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Suasana pabrik pembuat cincau di Kota Malang pada bulan Ramadhan di mana jumlah pemesan semakin meningkat. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Proses pembuatan cincau di produsen cincau Mak Cao di Kota Malang. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Proses pembuatan cincau di produsen cincau Mak Cao di Kota Malang. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Rebusan air cincau ini dimasukan ke dalam blek-blek kecil untuk didinginkan dan dibiarkan beberapa jam sebelum nanti akhirnya mengeras dan menjadi kenyal. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Rebusan air cincau ini dimasukan ke dalam blek-blek kecil untuk didinginkan dan dibiarkan beberapa jam sebelum nanti akhirnya mengeras dan menjadi kenyal. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Cincau atau juga dikenal sebagai cao buatan industri rumah tangga di Kebalen Wetan, Kota Malang. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Cincau atau juga dikenal sebagai cao yang telah jadi buatan industri rumah tangga di Kebalen Wetan, Kota Malang. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Hariyati (34), penerus generasi ketiga pabrik pembuat cincau Mak Cao di Malang. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Hariyati (34), penerus generasi ketiga pabrik pembuat cincau Mak Cao di Malang. (Foto: Rubianto/Tugu Malang/Tugu Jatim)
  • Bagikan