Gelar Operasi Prokes, Petugas Gabungan Sasar 2 Tempat Wisata di Tuban - Tugujatim.id

Gelar Operasi Prokes, Petugas Gabungan Sasar 2 Tempat Wisata di Tuban

  • Bagikan
Petugas gabungan saat memberikan imbauan ke masyarakat atau pengunjung tempat wisata untuk patuh protokol kesehatan.(Foto: Humas Satpol PP Tuban/Tugu Jatim)
Petugas gabungan saat memberikan imbauan ke masyarakat atau pengunjung tempat wisata untuk patuh protokol kesehatan.(Foto: Humas Satpol PP Tuban/Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Puluhan personel Satpol PP Kabupaten Tuban, TNI, dan Polri menggelar operasi gabungan. Sasaran yang dituju yakni sejumlah tempat wisata di Tuban, Minggu (24/01/2021).

Hal itu untuk memantau seberapa disiplin pengelola tempat wisata dan pengunjung dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) di tengah pandemi corona ini.

Kasatpol PP Kabupaten Tuban Heri Muharwanto saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan gabungan ini dalam rangka pembinaan dan penertiban protokol kesehatan Covid-19 di tempat wisata.

“Kami memberikan imbauan agar pelaku wisata dan pengunjung tetap mematuhi prokes,” kata Heri.

Petugas berkeliling untuk mengimbau pengunjung agar patuh untuk mengikuti prokes. (Foto: Humas Satpol PP Tuban/Tugu Jatim)
Petugas berkeliling untuk mengimbau pengunjung agar patuh untuk mengikuti prokes. (Foto: Humas Satpol PP Tuban/Tugu Jatim)

Lokasi tempat wisata yang didatangi oleh petugas yakni, Argo Park, Desa Klumpit, Kecamatan Soko, Sendang Asmoro, di Desa Ngino, Kecamatan Semanding, dan Gedung Olahraga Rangga Anoraga Tuban.

“Melihat kasus baru terus ada, ini menjadi kerja kami bersama untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini corona ini,” ungkapnya.

Untuk diketahui, hingga Sabtu (23/01/2021) peta sebaran pandemi corona di Kabupaten Tuban masih lumayan tinggi. Angka kasus baru ada sekitar 44 pasien. Sedangkan yang sembuh hanya 24 orang. Kemudian yang meninggal dunia akibat virus ini sebanyak 3 orang.

Sementara secara komulatif total keselurahan ada 5.356 kasus terkonfirmasi virus corona. Yang sembuh 1.958 pasien, sedangkan yang meninggal dunia 260 pasien. (Mochamad Abdurrochim/ln)

  • Bagikan