Gubernur Jatim Khofifah: Dengan Inisiasi Format “Jatim Bangkit”, Perlu Kesehatan yang Kuat

  • Bagikan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengikuti kegiatan vaksinasi sinovac tahap kedua melalui virtual di Surabaya, Jatim. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengikuti kegiatan vaksinasi sinovac tahap kedua melalui virtual di Surabaya, Jatim. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

SURABAYA, Tugujatim.id – Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan 110, Surabaya, menjadi tempat vaksinasi sinovac tahap kedua. Terkait hal tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa untuk menjalankan program yang diinisiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) berformat “Jatim Bangkit”.

Tentu ini memerlukan optimalisasi kesehatan yang kuat, salah satu caranya dengan vaksinasi.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

“Seperti yang dulu saya sampaikan, pada 2021 kami menginisiasi format ‘Jatim Bangkit’. Isinya program ‘Kebangkitan Ekonomi’, ‘Kebangkitan Kehidupan Ketatanegaraan’, ‘Format Pemerintahan Tangguh’, dan tentu (untuk menjalankan semua program itu, red) membutuhkan kesehatan yang kuat,” terang Khofifah pada Tugu Jatim di Kantor Gubernur Jatim, Kamis (28/01/2021).

Suasana ketika Khofifah Indar Parawansa mengikuti kegiatan vaksinasi melalui virtual di Surabaya, Jatim. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)
Suasana ketika Khofifah Indar Parawansa mengikuti kegiatan vaksinasi melalui virtual di Surabaya, Jatim. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Di samping itu, gubernur Jatim juga memberikan apresiasi pada berbagai tokoh masyarakat, pejabat pemerintahan kabupaten/kota, dan pemuda-pemudi yang aktif dalam menggerakkan organisasi yang turut hadir kembali dalam vaksinasi sinovac tahap kedua tersebut. Khofifah menyebut hal itu sebagai bentuk komitmen tinggi dan support dari mereka.

“Betapa penting komitmen dan support dari Bapak-Ibu sekalian untuk bisa menyukseskan vaksinasi sinovac di Jatim. Jadi, empat hari ini, saya mohon dari tanggal 28, 29, 30 dan 31 Januari 2021, menghimpun komitmen kita semua bahwa vaksinasi untuk SDM kesehatan (tenaga medis, red) bisa kami tuntaskan. Setelah itu, vaksinasi sinovac untuk masyarakat lainnya. Tentunya yang berada di lini terdepan dari proses layanan yang berisiko tinggi,” lanjut gubernur Jatim melalui virtual meeting.

Menandakan, Khofifah memiliki target dalam empat hari ke depan vaksinasi sinovac yang diterima nakes dapat segera dituntaskan agar agenda vaksinasi dapat berlanjut segera ke masyarakat luas. Selain itu, dia juga memberi makna besar pada komitmen yang dicurahkan pejabat pemerintah kabupaten/kota dan tokoh masyarakat yang sudah berperan dalam vaksinasi tahap kedua.

“Karena itu, apa yang sudah Bapak-Ibu dan saudara-saudara komitmen pada hari ini (28/01/2021) dengan mengikuti vaksinasi tahap kedua tentu akan memberikan makna yang besar bagi proses penguatan seluruh SDM strategis yang ada di Jatim,” tuturnya pada pewarta di Surabaya.

Vaksinasi tahap kedua merupakan bentuk lanjutan dosis dari vaksinasi tahap pertama. Yang mengikuti merupakan penerima yang sama seperti vaksinasi tahap pertama (14/01/2021), yaitu sebanyak 21 orang, meliputi pejabat pemerintah provinsi, kabupaten/kota, tokoh masyarakat, penggerak organisasi pemuda di Jawa Timur, dan lain-lain.

“Karena itu, sekali lagi, saya sampaikan terima kasih komitmen Bapak-Ibu sekalian yang hadir kembali divaksinasi tahap kedua,” ujar Khofifah Indar Parawansa menutup pemaparan yang disambung melalui virtual meeting tersebut.

Sebagai informasi, 27.840 dosis vaksin sinovac Covid-19 sudah tiba di Surabaya. Untuk nakes kembali bersiap untuk disuntik mengikuti vaksinasi lanjutan tahap kedua. Rencananya bakal dikebut dalam empat hari, mulai 28-31 Januari 2021. (Rangga Aji/ln)

  • Bagikan