Gubernur Khofifah: Wujud Digitalisasi di Tuban hingga ke Jasa Tukang Becak

  • Bagikan
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat memberikan sambutan di Pendapa Krida Manunggal Tuban pada Sabtu (20/03/2021). (Foto: Rochim/Tugu Jatim)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat memberikan sambutan di Pendapa Krida Manunggal Tuban pada Sabtu (20/03/2021). (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Proses digitalisasi di Kabupaten Tuban semakin terlihat. Hal tersebut tampak dengan proses pembayaran uji kelayakan kendaraan di Dishub Tuban dengan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Bagi masyarakat yang ingin menggunakan pelayanan tersebut, tak perlu ribet. Anda tinggal mendaftarkan diri secara online untuk mendapatkan nomor antrean untuk kendaraan yang akan diujikan, kemudian pembayaran juga dipermudah dengan transaksi QRIS.

Tak hanya itu, jasa transportasi tukang becak dari terminal wisata menuju Makam Sunan Bonang juga menggunakan transaksi non-tunai. Hanya tinggal men-scan-kan barcode dalam aplikasi e-banking Bank Jatim, otomatis saldo pembayaran bisa masuk ke rekening tukang becak.

“Ini terbaru. Era digitalisasi sudah direalisasikan di Kabupaten Tuban. Pembayaran kepada tukang becak sudah memakai aplikasi non-tunai,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Tugu Jatim di Pendapa Krida Manunggal Tuban, Sabtu (20/03/2021).

Gubernur Jatim Khofifah saat di Pendopo Krida Manunggal Tuban untuk membuka acara Launching KIR Online. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)
Gubernur Jatim Khofifah saat di Pendopo Krida Manunggal Tuban untuk membuka acara Launching KIR Online. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Khofifah juga mengapresiasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang secara cepat melakukan hal itu. Era 4.0 telah direalisasikan di Bumi Wali ini sampai ke tukang becak.

“Tadi juga pesan ke Bank Jatim untuk menambah fiturnya. Agar proses digitalisasi yang cepat ini bisa meng-cover beberapa pelayanan lainnya,” kata perempuan yang pernah menjabat sebagai Mensos RI ini.

Khofifah menambahkan, penguatan sumber daya manusia (SDM) agar sesegera mungkin dipersiapkan secara penuh. Sebab, industrialisasi di Kabupaten Tuban hampir banyak menggunakan sudah high technology.

“Untuk itu, penting untuk dipersiapkan. Sebentar lagi kilang minyak akan dibangun dan pastinya teknologinya terbarukan dan canggih. Untuk peluang itu, harus segera dipersiapkan,” katanya.

Untuk diketahui, agenda gubernur di Jatim berkunjung ke Bumi Wali ini untuk meresmikan nama di jalan lingkar dengan gowes bareng atau bersepeda mulai dari pertigaan Tunah hingga perempatan Desa Penambangan, Semanding. Ada tiga nama untuk jalan lingkar itu, yaitu Jalan KH Hasyim Ashari, Jalan KH Abdul Wahab Hasbullah, serta Jalan Toni Koeswoyo.

Setelah itu, Khofifah juga berkunjung ke Batik Zainal yang berada di Kelurahan Karang. Kemudian dia dan rombongan ke Pasar Baru untuk melihat proses vaksinasi dan menuju ke Parkir Wisata Kelurahan Kebonsari untuk uji coba QRIS.

Selesai dari parkir wisata, Khofifah menuju Pendapa Krida Manunggal Tuban untuk membuka acara Launching KIR Online. (Mochamad Abdurrochim/ln)

  • Bagikan