Haikal Hassan Diusir dari Kota Malang, Cek Faktanya

Haikal Hassan Diusir dari Kota Malang, Cek Faktanya

  • Bagikan
Salah satu poster cara Haikal Hassan di Kota Malang.
Salah satu poster acara Haikal Hassan di Kota Malang. (Foto: Dokumen)

MALANG, Tugujatim.id – Jagad maya begitu heboh dengan video ditolaknya penceramah Haikal Hassan di Kota Malang. Namun benarkah telah terjadi penolakan? Apkah Babe Haikal tak sempat ceramah? Berikut ini diulas fakta yang menguak penolakan atau pengusiran tersebut.

Sebelumnya, video viral yang mempertontonkan Ustaz Haikal Hassan atau yang akrab disapa Babe Haikal diteriaki hingga diusir sejumlah warga di Kota Malang.

Ipda Eko Novianto, Kasi Humas Polresta Malang Kota, membenarkan bahwa video viral terebut berlokasi di Kota Malang. Eko Novianto kemudian membeberkan fakta di balik video tersebut.

“Lokasinya memang di Jalan Nusakambangan, Kota Malang. Jadi video itu faktanya bahwa tidak ada pengusiran terkait dari ceramah dari Haikal Hassan,” ujarnya, Minggu (23/1/2022).

Namun menurutnya, memang ada kelompok masyarakat yang saat itu datang dan keberatan Babe Haikal mengadakan ceramah di wilayah Kota Malang.

“Memang ada kelompok dari elemen masyarakat yang keberatan atau menolak kehadiran yang bersangkutan. Karena dengan alasan dikhawatirkan ceramah-ceramah yang disampaikan akan menimbulkan perpecahan di wilayah Kota Malang,” bebernya.

Disebutkan, Kasat Intel Polresta Malang Kota juga telah menampung aspirasi kelompok masyarakat tersebut usai Babe Haikal meninggalkan lokasi ceramah.

“Kasat Intel intinya sudah menampung aspirasi mereka. Jadi bagi yang keberatan sudah ditampung aspirasinya. Sudah dikasih ruang dan waktu juga yang keberatan itu sampai selesai,” jelasnya.

“Namun terkait video viral itu saya bisa klarifikasi bahwa yang dilapangan itu yang bersangkutan sudah selesai melakukan kegiatannya,” imbuhnya.

Dia menilai bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang lumrah. Namun dia memastikan bahwa dalam video tersebut Babe Haikal sudah selesai mengisi acara ceramahnya.

“Jadi setelah beliau (Babe Haikal) mau pulang, kelompok kelompok yang merasa keberatan itu biasalah nyorakin. Tapi gak benar kalau hal tersebut dijustifikasi sebagai pengusiran. Karena sudah selesai kegiatannya,” bebernya.

  • Bagikan