MOJOKERTO, Tugujatim.id – Salah satu halte Trans Jatim koridor II yakni halte Singkalan I diperbaiki selepas insiden kecelakaan lalu lintas pada Jumat (20/02/2026). Perbaikan halte yang melayani rute Terminal Kertajaya Mojokerto–Terminal Bungurasih ini diperkirakan memakan waktu 25 hari. Selain itu, penabrak halte tersebut juga bersedia menanggung penuh biaya perbaikan.
Dari informasi yang dihimpun, update terbaru perbaikan prasarana halte Singkalan 1 koridor II ini dikerjakan oleh petugas tim teknik Trans Jatim. Sementara itu, pembongkaran material bangunan halte tersebut dikebut untuk melangkah ke tahap selanjutnya.
Baca Juga: Transaksi Tiket 3 Koridor Trans Jatim di Mojokerto Tembus Rp1,1 Miliar
“Progres laporan terbaru, keseluruhan material bangunan sudah dibongkar, lalu berlanjut dengan pembersihan area halte, estimasi waktu pekerjaan sekira 25 hari ke depan,” urai Kepala Seksi Sarana Angkutan Jalan Dishub Provinsi Jawa Timur Cito Eko Yuly Saputro saat dikonfirmasi pada Rabu (25/02/2026).
Penabrak buat Berita Acara Perbaiki secara Pribadi
Cito melanjutkan, material halte Singkalan I yang tidak digunakan akan dipindahkan menuju Terminal Kertajaya dekat area pos siar atau pos pantau. Selain itu, pelaku penabrak halte bersama dengan Tim Teknik Trans Jatim telah berkoordinasi dengan Polsek Balongbendo untuk membuat berita acara kejadian terkait kepastian pengerjaan halte yang dilakukan secara pribadi.
“Karena halte tersebut ditabrak oleh pelaku, bukan membayar sejumlah nominal yang telah diajukan oleh Dishub Provinsi Jatim. Pelaku penabrak halte bersedia bertanggung jawab menanggung biaya perbaikan tersebut,” lanjut Cito.
Diberitakan sebelumnya, halte Singkalan I untuk koridor Mojokerto-Surabaya ditabrak oleh mobil pikap dengan nomor polisi B 9773 GI pada Jumat dini hari (20/02/2026). Akibat tabrakan ini, kondisi halte Trans Jatim tersebut rusak parah sehingga tidak bisa digunakan untuk turun-naik penumpang.
Baca Juga: Sriani, Sopir Wanita Tangguh di Balik Setir Bus Trans Jatim di Mojokerto
“Pada Jumat dini hari (20/02/2026) terjadi insiden tersebut. Kami dapat info bahwa pengemudi mobil pikap mengantuk sehingga tidak bisa mengendalikan kendaraan, lalu menabrak halte Singkalan I hingga rusak parah,” tutur Cito.
Selain itu, Cito turut mengingatkan agar pengemudi atau pengguna jalan lebih berhati-hati dalam mengemudi. Dia juga berpesan agar beristirahat sejenak bila kondisi tubuh mulai mengantuk atau lelah.
“Sementara pelayanan di halte tersebut belum maksimal karena masih proses perbaikan, tetapi untuk akses naik dan turun masih bisa menggunakan pintu depan Trans Jatim,” tutup Cito.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








