• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ladang cabai milik Saifullah di Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Ladang cabai milik Saifullah di Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Harga Cabai Turun hingga 25%, Petani di Bojonegoro: Saya Merugi!

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga cabai di Bojonegoro saat ini tengah mengalami penurunan. Akibatnya, para petani mengeluhkan kerugian dari hasil penjualan cabai yang murah.

Seperti yang dirasakan salah satu petani cabai yang berasal dari Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, bernama Saifulloh Ansori.

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

“Awal Agustus lalu, harga cabai masih terbilang stabil, tapi semakin hari semakin menurun harganya,” tutur Saifulloh, Rabu (01/09/2021).

Saifulloh menuturkan, awal Agustus lalu harga jual cabai masih di angka Rp 30.000 dalam satu kilogram. Namun, kini harganya turun mencapai Rp 25.000 per kilo atau sebanyak 25 persen, ini terbilang penurunan yang cukup tajam.

Pria yang memiliki ladang seluas 2.500 m² itu mengatakan, dalam sekali panen dirinya berhasil memperoleh 170 kilogram cabai. Dengan perawatan yang maksimal dan sedikit rumit, dia merasa rugi akan hasil penjualan cabai yang begitu murah.

“Harga cabai di tingkat petani sangat murah, tak sebanding dengan harga pupuk dan perawatannya yang cukup rumit, saya merasa rugi,” katanya.

Dia menyebutkan, harga jual dari petani ke tengkulak kini hanya Rp 5.000 per kilo. Harga tersebut terkadang bisa menurun lagi apabila kualitas cabai yang tidak segar.

“Tengkulak beli dengan harga Rp 5.000, kadang ada juga yang beli dengan harga Rp 4.000,” imbuhnya.

Menurut dia, para tengkulak membeli dengan harga murah diakibatkan masa PPKM yang terus berlanjut sehingga cabai banyak yang tidak bisa diperjualbelikan secara luas.

“Kalau kata para tengkulak itu selama PPKM cabai tidak bisa dijual keluar (luar daerah Bojonegoro), sehingga harganya semakin anjlok,” tutur Saifulloh.

Tags: Berita harga cabai turunBojonegoro hari iniHarga jual cabaiPetani cabai
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Maverick Vinales menjalani test bersama Aprilia di Misano pasaca hengkang dari Yahama/tugu jatim

Hengkang dari Yamaha, Maverick Vinales Resmi Gabung Aprilia

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID