• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gubernur Khofifah. (Foto: Humas Pemprov Jatim/Tugu Jatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika menemui awak media pada Jumat (24/06/2022). (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Hari Bidan Nasional, Gubernur Khofifah Ingatkan Seluruh Elemen Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Peringatan Hari Bidan Nasional yang dilakukan setiap 24 Juni, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak semua elemen bersinergi. Gubernur Khofifah berupaya menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Jatim.

“Saya ingin mengajak semuanya untuk memperingati Hari Bidan Nasional ini dengan menyatukan langkah dalam upaya menurunkan AKI dan AKB. Ini PR kita bersama,” ujar Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (24/06/2022).

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Ajakan Gubernur Khofifah ini juga sejalan dengan tema yang diambil pada Hari Bidan Nasional 2022 yaitu “Perjalanan Panjang Profesi Bidan Mewujudkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Maju.”

Khofifah menerangkan, untuk mengatasi AKI dan AKB dibutuhkan intervensi langsung dari hulu. Untuk AKI, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah layanan kesehatan pada ibu sejak proses mengandung. Mulai dari kecukupan gizi, ada kontrol rutin kehamilan dan kesehatan ibu, serta yang tak kalah penting kontrol dan pemeriksaan saat ibu sedang atau telah melewati masa proses persalinan.

Untuk 50 persen kasus kematian ibu terjadi saat masa nifas. Karena itu, dia mengimbau agar semua harus ekstra diperhatikan untuk para ibu yang baru saja bersalin.

“Kewaspadaan terjadinya kematian ibu bukan hanya saat proses persalinan saja. Tapi, juga pasca persalinan. Maka kontrol kesehatan pasca persalinan juga tidak boleh disepelekan dan harus jadi perhatian. Baik dari bidan maupun dari pihak keluarga,” ujarnya.

Sedangkan untuk AKB, tindakan preventif yang dapat dilakukan salah satunya dengan menurunkan angka stunting pada bayi. Dia melanjutkan, Jawa Timur sendiri sebenarnya telah mengalami penurunan angka stunting yang signifikan, yaitu sebesar 3,35 persen dari yang sebelumnya 26,86 persen pada 2019 menjadi 23,5 persen tahun 2021.

Menurut Khofifah, peran bidan menjadi sangat vital. Sebab, bidan memiliki wewenang dan tugas dalam upaya percepatan penurunan AKI dan AKB lewat layanan kesehatan ibu dan bayi.

“Jadi, bidan bisa berupaya meningkatkan jumlah kunjungan antenatal care (ANC) dari 4 kali menjadi 6 kali dan kunjungan postnatal care (PNC) dari 3 kali menjadi 4 kali. Untuk itu, perlu ada komitmen dari Praktik Bidan Mandiri. Bidan harus merujuk ibu hamil ke puskesmas minimal 2 kali untuk layanan dokter dan USG sederhana,” tuturnya.

Terakhir, mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Menteri Sosial RI itu mengapresiasi kerja bidan yang selama ini telah berjasa dalam pelayanan kesehatan. Hari Bidan Nasional ini, menurutnya, kesempatan untuk mengingat amal mulia yang telah mereka lakukan.

“Selamat Hari Bidan Nasional untuk para bidan yang telah berjasa untuk kemanusiaan, juga untuk bangsa dan negara. Alhamdulillah, saya bahagia karena banyak orang-orang yang mau mengabdikan diri untuk bermanfaat bagi yang lain. Mudah-mudahan peringatan Hari Bidan Nasional ini menjadi titik di mana bidan akan semakin maju,” harapnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: angka kematian bayi di JatimAngka kematian ibu di Jatimberita Jatim hari iniGubernur Jatim KhofifahGubernur KhofifahHari Bidan NasionalHari Bidan Nasional 2022Khofifah Indar ParawansaPeringatan Hari Bidan Nasional 2022
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Bangkai ikan. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Sungai Braholo Landungsari Malang Kali Pertama "Dihiasi" Banyak Bangkai Ikan, Apa Penyebabnya?

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID