• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Hari Lingkungan Hidup.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Pemkab Mojokerto pada Rabu (05/06/2024). (Foto: Kominfo Mojokerto)

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Bupati Mojokerto Beber Triple Planetary Crisis

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Triple planetary crisis yakni krisis perubahan iklim, krisis kerusakan alam dan kehilangan biodiversitas, serta krisis polusi dan limbah semakin kentara. Maka dari itu, pemulihan lahan, pengendalian desertifikasi, dan ketahanan terhadap kekeringan menjadi penting.

“Pemulihan lingkungan merupakan kunci dalam membalikkan arus degradasi lahan sekaligus meningkatkan mata pencaharian, mengurangi kemiskinan, dan membangun ketahanan terhadap cuaca ekstrem. Pemulihan juga meningkatkan penyimpanan karbon dan memperlambat proses ataupun dampak akibat perubahan iklim,” ujar Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dalam keterangan resmi, Jumat (07/06/2024).

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Baca Juga: Tampil Menawan! 5 Contoh Pagar Tembok Rumah Minimalis Murah Terbaru 2024: Hunian Makin Estetik dan Elegan

Hal tersebut menjadi sambutan Bupati Ikfina dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 pada Rabu (05/06/2024). Bupati Ikfina menambahkan, momen peringatan tersebut penting untuk terus menumbuhkan sekaligus meningkatkan kesadaran serta kepedulian secara konsisten dalam upaya memperbaiki lingkungan secara keberlanjutan.

Bupati Ikfina melanjutkan, pemulihan degradasi lahan menjadi langkah penting. Pasalnya, lahan menjadi ruang hidup manusia untuk persediaan makanan, pakaian, termasuk tempat perlindungan. Tidak hanya itu, ketersediaan lahan turut mendukung laju perekonomian, kehidupan, dan mata pencaharian manusia. Karena itu, ambisi dan investasi perlu ditingkatkan untuk pemulihan lingkungan sekaligus memberikan momen terobosan besar bagi perbaikan lahan.

“Pemulihan juga berurusan langsung dengan upaya penyelesaian krisis iklim. Untuk penyelesaian krisis iklim, inovasi dan prinsip keadilan memegang peran penting. Melalui investasi untuk pemulihan lahan dan ketahanan terhadap kekeringan, tidak hanya cukup dengan mengatasi masalah degradasi lingkungan saja, tetapi bagaimana memberikan kontribusi dalam mitigasi perubahan iklim,” sambungnya.

Selain itu, upaya restorasi lahan juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan keberlanjutan sosial, kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Model Futuristik! Review Asus TUF Gaming F15: Laptop Ganteng dengan Desain Mecha Baru Cocok untuk Game Berat

“Namun, pendekatan tersebut harus berdasarkan prinsip keadilan, kepastian bahwa manfaatnya dirasakan oleh semua pihak, termasuk komunitas lokal dan masyarakat adat. Di sisi yang lain, inovasi kebijakan dan teknologi yang inklusif akan mampu menciptakan solusi berkelanjutan atas krisis iklim, sambil memastikan kesejahteraan bagi seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.

Indonesia melalui Enhanced Nationally Determined Contributions (ENDC) meningkatkan ambisi komitmen pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Semula, target penurunan emisi GRK Indonesia sendiri adalah 29%, menjadi 31,89% pada ENDC, sementara target kerja sama internasional sebesar 41% naik menjadi 43,20% pada ENDC.

“Peningkatan target tersebut diiringi pertimbangan mendalam dari kebijakan sektoral terkait, seperti dekarbonisasi, JETP, CCS, percepatan penggunaan kendaraan listrik, kebijakan B40, peningkatan aksi sektor limbah seperti pemanfaatan sludge ipal, serta peningkatan target pada sektor pertanian dan industri,” beber Bupati Ikfina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Mojokerto hari iniBupati Mojokerto Ikfina FahmawatiHari Lingkungan Hidup Sedunia 2024Kabupaten Mojokerto hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
HET beras.

HET Beras Naik, Bulog Bojonegoro Pastikan Harga dan Stok Aman 3 Bulan ke Depan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID