• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
virus NeoCov. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi virus NeoCov. (Foto: Pexels)

Ilmuwan China Temukan Virus NeoCov, Ditularkan dari Kelelawar?

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Para ilmuwan di Wuhan, China, menyampaikan temuan baru bernama virus NeoCov. Virus ini bukan varian baru dari virus Covid yang mengakibatkan pandemi hingga saat ini. Mulanya, virus Neoromicia Capensis atau NeoCov ditemukan oleh tim peneliti di antara kelelawar di Afrika Selatan.

Dilansir dari berbagai sumber, virus NeoCov adalah virus yang berasal dari jenis virus Corona yang berbeda. Virus ini terkait dengan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS-CoV) pada 2012 dan 2015.

You might also like

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM
Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

04/06/2026 1:00 PM

Asal-usul MERS-CoV pun tidak sepenuhnya diketahui. Virus tersebut bersifat zoonosis, yakni dapat menular antara hewan dengan manusia, serta dapat menular melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan hewan.

Menurut hasil penelitian, para ilmuwan China pun memperingatkan virus NeoCov dapat berbahaya jika ditularkan kelelawar kepada manusia. Tapi, penemuan ini masih memerlukan penelitan lebih lanjut.

Selain itu, NeoCov pun saat ini diduga tidak bisa diatasi oleh antibodi manusia yang selama ini dilatih untuk menargetkan SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19, dan MERS-CoV.

Para ilmuwan China juga menambahkan, NeoCov berpotensi menginfeksi manusia, meski sejauh ini belum diketahui kecepatan penularannya dan tingkat keparahan infeksinya.

Sementara itu, WHO pun menegaskan NeoCov adalah virus yang masih berkerabat dengan MERS-CoV.

“Mers-CoV telah diidentifikasi pada unta di beberapa negara di Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan,” ungkap WHO.

Menurut WHO, 27 negara telah melaporkan kasus Mers-CoV sejak 2012 dan telah mengakibatkan 858 kematian karena infeksi dan komplikasi virus tersebut. WHO menjelaskan NeoCov diyakini berasal dari kelelawar yang kemudian menular kepada unta di beberapa wilayah pada masa lalu.

Tags: Ilmuwan ChinaKasus virus NeoCovMunculnya virus NeoCovPenularan virus NeoCovVirus NeoCov
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

by Dwi Linda
04/06/2026 12:03 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro merosot dalam beberapa hari terakhir. Kondisi harga...

Next Post
Maling HP. (Foto: tangkapan layar video warga/Tugu Jatim)

Tepergok Mencuri, Maling HP di Lekok Pasuruan Dimassa hingga Babak Belur

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID