MALANG, Tugujatim.id – Anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk insentif guru TK harus terpotong 50 persen terdampak efisiensi. Akibatnya, insentif guru TK di Kabupaten Malang yang sebelumnya Rp500 ribu per bulan, kini cuma menerima Rp250 ribu.
Ketua Ikatan Guru TK Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI PGRI) Kabupaten Malang Sumi Herni menyampaikannya di hadapan anggota DPRD Kabupaten Malang pada Selasa (19/05/2026).
Herni mengatakan, kedatangannya di Gedung DPRD Kabupaten Malang untuk memperjuangkan kesejahteraan para guru TK di Kabupaten Malang. Dia menyebut, gaji yang mereka terima per bulan hanya Rp200 ribu dengan tambahan insentif Rp250 ribu.
“Jangan sampai dengan ada anggaran terpangkas dari pusat, program lain bisa berjalan, tapi nasib guru-guru TK tidak mendapat perhatian,” ujar Herni.
Insentif Sempat Dihapus dalam Tahun Anggaran 2026
Dalam penyampaiannya, dia mengatakan, insentif guru sempat dihapuskan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2026. Sebab, dia mengatakan, ada pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat sehingga anggaran tidak cukup.
Herni menambahkan, dia lalu komunikasi dengan Bupati Malang Sanusi dan anggota DPRD Kabupaten Malang untuk memperjuangkan nasib guru TK. Usai komunikasi, guru TK di Kabupaten Malang kembali mendapat insentif, tetapi jumlahnya dipangkas 50 persen.
“Ada pemangkasan anggaran secara nasional, sehingga anggaran di bidang PAUD di dinas pendidikan juga dikurangi. Tapi alhamdulillah kami masih dapat perhatian, walaupun tidak sepenuhnya,” kata Herni.
Baca Juga: Selain Guru dan Tenaga Kesehatan, Ini Daftar ASN Jombang Dapat Pengecualian Kebijakan WFH
Di Kabupaten Malang, ada kurang lebih 6 ribu guru kelompok bermain (KB) dan TK. Guru-guru yang berhak mendapatkan insentif itu guru non sertifikasi dan non ASN.
Pencairan insentif tiga bulan sekali, yakni Maret, Juni, September, dan Desember. Guru-guru TK di Kabupaten Malang telah menerima insentif yang dianggarkan untuk Januari, Februari, dan Maret 2026.
“Mudah-mudahan ada anggaran untuk April, Mei, dan Juni,” pungkas Herni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Dwi Lindawati








