• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tiga Warna. (Foto: Aisyah Nawangsari/Tugu Malang)

Pantai CMC Tiga Warna di Kabupaten Malang jadi pilot project wisata rendah karbon. (Foto: Aisyah Nawangsari/Tugu Malang)

Jadi Pilot Project Wisata Rendah Karbon di Indonesia, Ini Keunikan Pantai CMC Tiga Warna Malang

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Salah satu dari lima wisata di Indonesia ditetapkan sebagai pilot project destinasi wisata rendah karbon (low carbon). Yaitu, Pantai Clungup Mangrove Conservation (CMC) Tiga Warna. Pantai ini berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sebagai bagian dari program Towards Climate Positive Tourism through Decarbonization and Ecotourism yang melakukan penunjukan. Peresmian program pada Rabu (06/07/2022) ini bertujuan untuk mewujudkan pariwisata di Indonesia yang peduli dengan isu global warming.

You might also like

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

17/06/2026 11:17 PM
IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

17/06/2026 10:58 PM

Lima Wisata di Indonesia yang Ditetapkan Jadi Pilot Project Destinasi Rendah Karbon:

1. Plataran Menjangan, Taman Nasional Bali Barat

2. Mangrove Tembudan Berseri, Berau, Kalimantan Timur

3. Pantai CMC Tiga Warna, Kabupaten Malang

4. Bukit Peramun, Bangka Belitung

5. Taman Wisata Mangrove Klawalu, Sorong, Papua Barat

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang Purwoto mengatakan, Pantai CMC Tiga Warna mendapat apresiasi lebih dari Kemenparekraf karena beberapa keunikannya.

“Keunikannya adalah destinasi wisata ini dikelola orang-orang yang dulunya perambah hutan,” kata Purwoto saat dihubungi pada Jumat malam (08/07/2022).

Dia melanjutkan, mereka yang dulunya merusak hutan di sekitar pantai tersebut, diberi pemahaman tentang lingkungan dan diajak ikut serta memulihkan hutan dan memanfaatkan lahan dengan baik.

Keunikan lainnya, saat tempat wisata lain berlomba memperbanyak pengunjung, Pantai CMC Tiga Warna justru membatasi jumlah pengunjungnya. Mereka hanya menerima 100 pengunjung dalam sehari. Masing-masing orang hanya boleh berkunjung maksimal dua jam saja.

Mereka juga melibatkan wisatawan dalam merehabilitasi dan melakukan konservasi mangrove. Selain itu, wisatawan bisa menjadi orang tua asuh mangrove. Mereka cukup membayar bibit mangrove dan biaya perawatan selama setahun sebesar Rp160 ribu.

“Keunikan ini yang kemudian membuat Pantai CMC Tiga Warna terpilih dari lima destinasi yang ikut mengurangi emisi gas karbon,” kata Purwoto.

Menurut dia, penunjukan ini berarti Pantai CMC Tiga Warna menjadi percontohan wisata-wisata di Indonesia, khususnya Kabupaten Malang, untuk mengurangi emisi gas karbon.

“Pemkab Malang menginginkan wisata-wisata yang lain lebih mengandalkan ekowisata. Tempat-tempat wisata harus bisa mencontoh Pantai CMC Tiga Warna,” tutup Purwoto.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Berita Kabupaten Malang hari iniCMC Tiga WargaCMC Tiga WarnaCMC Tiga Warna di Kabupaten MalangCMC Tiga Warna di MalangCMC Tiga Warna jadi pilot project wisata rendah karbonKemenparekrafPantai CMC Tiga WarnaWisata CMC Tiga Warna
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 11:17 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – DPRD Kota Malang mengklaim telah meneruskan aspirasi mahasiswa yang disampaikan dalam aksi #IndonesiaGawatDarurat pada 15 Juni 2026...

IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 10:58 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Mohamad Mahrus terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya periode 2026-2029...

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 9:47 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Komunitas Donatur Kolektif kembali membuka posko logistik untuk mendukung peserta aksi yang digelar di depan Gedung DPRD...

Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 7:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi BEM Surabaya (ABS) di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (17/06/2026), tidak...

Next Post
Hewan buas. (Foto: Rahman Hakim/Tugu Jatim)

Tak Sanggup Lagi Pelihara Hewan Buas, Warga Surabaya Lapor ke BKSDA  

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID