Jasa Raharja Berikan Santunan pada Korban Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Tol Mojokerto

Jasa Raharja Berikan Santunan pada Korban Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Tol Mojokerto

  • Bagikan
Kondisi ringsek bus pariwisata yang mengangkut warga Benowo Surabaya setelah kecelakaan di tol Mojokerto, Senin (16/5/2022).
Kondisi ringsek bus pariwisata yang mengangkut warga Benowo Surabaya setelah kecelakaan di tol Mojokerto, Senin (16/5/2022). (Foto: Istimewa)

Tugujatim.id – Hervanka Tri Dianto, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Timur, menjamin santunan bagi korban yang alami kecelakaan maut dalam rombongan bus pariwisata di tol Mojokerto. Jaminan untuk para warga jalan Benowo, Surabaya, itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 33 tahun 1964.

“Kami telah mendatangi TKP bersama dengan Unit Laka Lantas setempat. Kemudian berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Kami segera menerbitkan surat jaminan kepada pihak RS yang merawat korban luka-luka dan meninggal dunia,” kata Hervanka, Senin (16/5/2022).

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16 dan 17 tahun 2017, bahwa besaran santunan bagi korban yang menjalani perawatan di rumah sakit maksimal sebesar Rp 20 juta dan untuk korban meninggal dunia santunan maksimal sebesar Rp 50 juta.

Hervankan melanjutkan, pihaknya turut berduka cita yang sangat mendalam dan turut prihatin atas insiden kecelakaan itu.

“Semoga keluarga korban yang meninggal dunia diberikan kesabaran dan ketabahan,” kata Hervanka.

Pada kesempatan yang sama AKP Imam, Kanit PJR Tol Jatim 3, menyampaikan bahwa penyebab kecelakaan bus pariwisata yang mengangkut warga Benowo, Surabaya, di tol Mojokerto-Surabaya KM 712.400 diduga sopir bus mengantuk.

“Menurut keterangan, sebelumnya sopir sempat oleng beberapa kali kemudian tepat di KM 712 sopir banting setir ke kiri dan menabrak tiang VMS (Variable Message Sign),” kata AKP Imam.

Imam juga membenarkan bahwa romobongan yang ada di dalam bus tersebut adalah warga dari Jalan Benowo, Surabaya, usai melakukan perjalanan wisata ke Dieng, Jawa Tengah.

Kecelakaan terjadi pada pukul 06.15 WIB dan membawa sekitar 25 penumpang, kata Imam, sesuai laporan yang masuk. Kemudian proses evakuasi segera dilakukan dengan mengirim puluhan ambulan untuk menuju ke dalam tol.

Hingga saat ini data korban meninggal dunia yang sudah terkonfirmasi ada 15 orang yang dirujuk di berbagai rumah sakit di Mojokerto. Di antaranya, 13 orang di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, 1 orang di RSUD RA Basoeni, dan 1 orang di RS Citra Medika.

Sedangkan korban selamat ada 4 orang di RS Emma, 13 orang di RS Citra Medika, 2 orang di RS Gatoel, 1 orang di RSUD dr Wahidin Sudiro Husoro, 3 orang di RS Petrokimia.

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan