TUBAN, Tugujatim.id – Setelah dua hari menghilang, satu dari dua nelayan asal Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jatim, yang tenggelam saat memancing akhirnya ditemukan. Mirisnya, jasad nelayan Tuban ini ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, mengapung sejauh 45 mil dari bibir pantai.
Jasad nelayan Tuban ditemukan pada Selasa pagi (08/07/2025) diketahui bernama Suprapto, 43. Dia sempat dilaporkan hilang bersama seorang rekannya, Didik, 35, saat memancing di perairan utara Tuban.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban Sudarmaji menyampaikan, tubuh korban ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi mengapung di laut lepas.
Baca Juga: Satu dari Dua Nelayan Hilang di Tuban Ditemukan Mengapung di Laut Utara Jawa
“Jarak penemuan korban cukup jauh, sekitar 45 mil dari daratan. Padahal, titik awal kejadian hanya sekitar 5 mil dari pantai. Ini menunjukkan betapa kuatnya arus laut membawa tubuh korban menjauh,” ungkap Sudarmaji kepada Tugujatim.id.
Jasad nelayan Tuban kemudian dievakuasi ke daratan dan langsung dibawa ke RSUD dr R. Koesma untuk diidentifikasi. Hasil pemeriksaan, korban terkonfirmasi sebagai Suprapto, warga Glondonggede.
Kronologi Nelayan asal Tuban Laka Air
Tragedi ini bermula pada Sabtu malam (05/07/2025). Saat itu, Suprapto bersama Didik dan Kusnadi berangkat memancing menggunakan perahu motor dari Pantai Glondonggede sekitar pukul 19.00 WIB.
Namun, sekitar pukul 21.00 WIB, Didik terpeleset dan jatuh ke laut. Suprapto yang melihat kejadian itu langsung melompat ke laut untuk menyelamatkan temannya. Sayangnya, keduanya justru ikut terseret arus dan menghilang.
Kusnadi yang berada di perahu sempat mencari, namun gagal menemukan keduanya. Dia baru melaporkan kejadian ini ke Satpolairud Polres Tuban, Senin (07/07/2025).
Sejak laporan diterima, tim gabungan dari BPBD, Basarnas Unit Bojonegoro, serta Polairud Polres Tuban dan Polda Jatim langsung diterjunkan ke lokasi. Setelah pencarian intensif, jasad Suprapto akhirnya ditemukan dua hari kemudian.
“Hingga saat ini, korban kedua atas nama Didik masih dalam pencarian. Proses pencarian akan terus dilakukan selama tujuh hari ke depan sesuai SOP,” tambah Sudarmaji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








