• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Prasasti Masahar.

Penampakan Prasasti Masahar Mojokerto. (Foto: dok BPK XI)

Jejak Prasasti Masahar di Mojokerto, Ungkap Kutukan hingga Urusan Tanah Masa Lalu

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Satu lagi objek cagar budaya baru di Kabupaten Mojokerto adalah Prasasti Masahar. Prasasti yang mempunyai lebar 88 sentimeter, tinggi 91 sentimeter, dan tebal 21 sentimeter ini berbahan dasar batu andesit, berwarna abu-abu, serta berbentuk segi lima. Saat ditemukan, pada sisi kiri atas ada keropos, sementara seperempat bagian bawah patah dan hilang. Prasasti ini menggunakan aksara dan bahasa Jawa Kuno.

Baca Juga: Tepis Isu Erina Gudono Bau Ketiak, Teman Ngegym Buka Suara: Berkeringat Tak Bau Badan

You might also like

Jawa Timur.

Kabut dan Udara Kabur Mendominasi, Waspadai Jarak Pandang di Jawa Timur 4 Juni 2026

04/06/2026 8:23 AM
BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM

Berdasarkan laporan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto, Prasasti Masahar atau dikenal pula dengan nama Prasasti Gemekan ditemukan di Gemekan, Sooko, Kabupaten Mojokerto. Kronologi penanggalan yang tercantum pada prasasti dan paleografi aksara yang terpahat pada seluruh bagian prasasti ini menunjukkan kesesuaian masa yakni aksara yang berkembang kisaran abad 8 hingga 10 Masehi. Sementara itu, belum ada kajian ilmiah tentang Prasasti Masahar ini, namun beberapa epigraf sudah mencoba untuk melakukan pembacaan awal, seperti Ismail Lutfi yang hasil pembacaannya disampaikan pada kanal YouTube BPKW XI.

Masih dari laporan yang sama, hasil informasi penting yang tercantum pada Prasasti Masahar adalah:

Dikeluarkan oleh Sri Maharaja Rake Hino Pu Siṇḍok Sri Īsanawikramadharmmotuṅgadewa pada bulan Aśuji tanggal 12 paro terang tahun 852 Śaka (7 Oktober 930 Masehi).
Isinya mengenai perintah Mpu Siṇḍok kepada Samgat Maḍaṇḍar Pu Padma dan Aṅgĕhan Pu Kuṇḍala untuk membatasi tanah sawah tarukān yang masuk wilayah Paḍaŋ yang telah dibeli oleh Rakai Hañaṅan Lampuran Pu Wawu dan istrinya Dyah Parhyaṅan.
Ukuran tanah adalah 3 tampaḥ yang dibeli dengan mas 3 kāti dan 5 suwarṇa. Tanah yang dibatasi tersebut merupakan sīma punpunan untuk bangunan suci Sanghyang Prāsadhā Kabupatenhaktyan i Paṅurumbigyan di Desa Masahar yang termasuk wilayah Paḍaŋ.

Pada sisi depan, ada pertanggalan dan alasan mengapa prasasti ini dikeluarkan nama raja. Sisi tersebut juga menyebut nama Rakryān Bini Haji Rakai Śrī Maṅgala i Tawaṇḍara (berarti selain permaisuri Rakryān Śrī Parameśwari Śrī Warddhanī pu Kĕbi yang disebutkan dalam prasasti Gěwěg dan Rakryān Binihaji Rakryān Mangibil yang disebut dalam Prasasti Wulig).

Sisi depan juga memuat informasi tentang Tanah Sīma yang tidak boleh dirusak sampai akhir zaman, sebagai pemberian hadiah untuk para pejabat. Selain itu, Tanah Sīma ini tidak boleh dimasuki oleh petugas pajak (maṅilala drabya haji). Tanah yang dijadikan Sīma adalah tanah tarukān (perkampungan baru). Tanah Sīma juga merupakan sīma punpunan untuk bangunan suci Sanghyang Prasada Kabupaten Haktyani Parumbigyan.

Baca Juga: Oknum ASN Tuban Terancam Disanksi, Dugaan Langgar Netralitas Memuat Calon Kepala Daerah lewat Status WA

Kemudian, sisi belakang prasasti memuat informasi tentang pemberian hadiah (pasak-pasak) kepada para pejabat dan yang hadir dalam upacara sīma berupa emas dan wḍihan (kain), ada yang satu helai (hlai), dan ada yang satu pasang (yu singkatan dari yugala).

Pada sisi kiri tertulis sumpah atau kutukan kepada orang-orang yang berani merusak prasasti. Lalu pada sisi kanan memuat informasi bahwa selesai upacara diakhiri dengan makan, minum, dan pertunjukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Mojokerto hari iniCagar budaya di MojokertoKabupaten Mojokerto hari iniPrasasti Masahar di Mojokerto
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Jawa Timur.

Kabut dan Udara Kabur Mendominasi, Waspadai Jarak Pandang di Jawa Timur 4 Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 8:23 AM
0

Tugujatim.id - Prakiraan cuaca Jawa Timur untuk Kamis (04/06/2026) menunjukkan dominasi kabut, udara kabur, dan kondisi berawan di banyak wilayah,...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Semeru

Pendaki Semeru Terjatuh Saat Lewat Jalur Ilegal, Evakuasi Terkendala Medan Curam

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pendaki Semeru kembali memakan korban. Seorang pendaki dilaporkan terjatuh di lereng Gunung Semeru usai nekat melintas melalui...

Next Post
Las Palmas vs Real Madrid.

Hasil Las Palmas vs Real Madrid, Los Amarillos Berbagi Poin dengan Juara Bertahan di La Liga Spanyol 2024

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID