• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Perajin tusuk, Sate Sri Rejeki, bersama ibunya Sumarni yang tampak terampil mengolah batang bambu menjadi tusuk sate.

Perajin tusuk, Sate Sri Rejeki, bersama ibunya Sumarni yang tampak terampil mengolah batang bambu menjadi tusuk sate. (Foto: Rochim/Tugu jatim)

Jelang Idul Adha, Perajin Tusuk Sate Tuban Banjir Orderan, Permintaan Meningkat 50 Persen

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Menjelang Idul Adha 1443 H/2022 perajin tusuk sate di Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban banjir orderan. Bahkan pesanan meningkat hingga 50 persen. Di Kampung Tusuk Sate tersebut kurang lebih ada 30 keluarga yang memproduksi tusuk yang terbuat dari bambu.

Dalam momentum kali ini, perajin mampu membuat 50 ikat tusuk sate dengan cara manual dalam sehari. Cara tersebut tidak secepat mesin, karena prosesnya lebih lama dan butuh ketelatenan.

You might also like

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

17/06/2026 11:17 PM
IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

17/06/2026 10:58 PM

Untuk menghasilkan seikat tusuk sate, sebatang bambu harus dipotong kecil. Kemudian, dipotong lagi menjadi beberapa bagian kecil menggunakan parang atau bendo. Selanjutnya, bambu dihaluskan dan diruncingkan.

Sebelum diambil agen, tusuk sate masih harus dijemur selama sehari penuh untuk menghindari jamuran. Sri Rejeki (39) adalah salah satu pembuat tusuk sate yang masih eksis hingga sekarang. Ia bersama ibunya Sumarni (60) di Idul Kurban kali ini telah menerima pesanan 100 ikat dari toko terdekat.

“Satu ikat tusuk sate kita jual Rp 1.000. Biasanya para agen yang datang ke rumah, sehingga kami fokus memproduksinya,” ujar Sri Rejeki.

Dia mulai belajar membuat tusuk sate saat usianya belasan tahun dari ibunya. Keahlian tersebut merupakan warisan keluarga dan mampu menjadi penghasilan harian keluarganya.

“Sejak kecil lihat ibu buat tusuk sate. Jadi, awalnya bantu-bantu dan sekarang sudah mahir,” katanya.

Untuk memproduksi tusuk sate, dalam sepekan keluarga Sri Rejeki membutuhkan 20 batang bambu yang dibelinya dari Kecamatan Semanding dan Merakurak. Untuk pemasarannya menyasar Kecamatan Palang, Tuban Kota, Jenu, dan Merakurak.

Satu batang bambu, dibeli seharga Rp 25.000. Kadang pula saat kondisi bambu sulit didapatkan harganya naik sampai Rp 35.000 per batang.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Idul AdhaKabupaten TubanPerajin Tusuk SateTusuk Sate
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 11:17 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – DPRD Kota Malang mengklaim telah meneruskan aspirasi mahasiswa yang disampaikan dalam aksi #IndonesiaGawatDarurat pada 15 Juni 2026...

IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 10:58 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Mohamad Mahrus terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya periode 2026-2029...

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 9:47 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Komunitas Donatur Kolektif kembali membuka posko logistik untuk mendukung peserta aksi yang digelar di depan Gedung DPRD...

Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 7:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi BEM Surabaya (ABS) di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (17/06/2026), tidak...

Next Post
 Puluhan kambing yang dipamerkan di stan Nurul Hayat Tuban, di Jalan Delima, Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban siap dijual untuk kurban.

Dampak PMK, Penyedia Hewan Kurban di Tuban Jual Sapi Berbasis Orderan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID