JAKARTA, Tugujatim.id – Belasan wartawan media situs berita (Siber) mengikuti kick off Journalism Fellowship on CSR 2025 atau JFC 2025 Batch 2 yang digelar di Rumah Belajar Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), Jl Boulevard Kawasan Sudirman, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten, Jakarta, Jumat (29/08/2025).
Program JFC 2025 Batch 2 bermitra dengan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), perusahaan penyediaan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. dari menyewakan menara telekomunikasi, penyediaan sistem sinyal nirkabel seperti distributed Antenna System (DAS), dan lain-lainnya.
Direktur Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP), Nurcholis MA Basyari dalam sambutannya memberi ucapan selamat kepada 13 peserta terpilih di batch 2 ini. Kali ini kick off diselenggarakan secara hybrid dengan menghadirkan 11 wartawan secara offline dan 2 orang online. Selain juga menghadirkan para alumni JFC batch sebelumnya secara online.
“Selamat saya ucapkan kepada para peserta yang lolos dalam program JFC 2025 Batch 2 ini,” ujar ayah empat anak ini.

Dia juga mengatakan, JFC sebelumnya memecahkan rekor dengan jumlah peserta terbanyak 16 orang, rekor melibatkan konten kreator dan mahasiswa. Dia melanjutkan, rekor selanjutnya dengan melibatkan peserta dari Papua dan kini memecahkan rekor inklusi dengan melibatkan wartawan difabel.
“JFC kali ini memecahkan rekor untuk menggaungkan isu inklusi dengan melibatkan wartawan difabel Dwi Lindawati dari Tugu Jatim ID,” kata pria berkacamata ini.
Dia juga mengatakan GWPP mengangkat isu CSR bersama TBIG menjadi bagian pelatihan karena memiliki kepentingan yang sama yaitu menyebar gerakan kebaikan. Hal ini, dia melanjutkan, sesuai tagline TBIG maju “Bersama untuk Indonesia”.
Senada, Chief of Business Support Officer TBIG mengaku merasakan manfaat yang diperoleh dari program JFC Batch 1, baik untuk jurnalis maupun perusahaan TBIG sendiri. Dia berharap, JFC 2025 Batch 2 tetap komitmen bermanfaat untuk masyarakat dan bangsa Indonesia dengan sinergi bersama pers.

“Banyak manfaat yang diperoleh dengan hadirnya program JFC ini. Manfaatnya bisa diperoleh jurnalis maupun dari pihak TBIG sendiri,” ujar Sie An.
Dia juga menjelaskan CSR TBIG berfokus pada bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan budaya. Tentu saja, dia melanjutkan, program CSR ini berkaitan dengan manusia yang berhubungan dengan nilai-nilai kemanusiaan.
“Kami memiliki 4 pilar. Pertama bidang kesehatan dengan program Bangun Sehat Bersama. Kedua bidang pendidikan, ada Bangun Cerdas Bersama. Ketiga, bidang budaya dengan Bangun Budaya Bersama. Dan keempat bidang lingkungan dengan Bangun Hijau Bersama,” katanya.
Menurut dia, keempat pilar ini intinya pada edukasi masyarakat.
“Semua program kami intinya pada edukasi. Bagaimana kami mengedukasi masyarakat lewat kesehatan, pendidikan, budaya, dan lingkungan. Tentunya dengan menggandeng stakeholder, salah satunya media pers,” kata pria berkacamata ini.

Dalam kick off hybrid ini, hadir secara offline di antaranya Chief of Business Support Offcer PT Tower Bersama Infrastrucutre Group Lie Sie An, Head of CSR Department PT Tower Bersama Infrastrucutre Group Fahmi Sutan Alatas, Direktur Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan Nurcholis MA Basyari, mentor program JFC CSR Batch 2 Jamalul Insan dan Fransiskus Surdiasis.
Selain itu, salah satu narasumber JFC CSR Batch 2 Ilona Juwita, Regional Manager Nonot Arief, FTTH Backend Dept. Head Radix Sevrio, dan FTTH Frontend Dept. Head Reski Aditya. Peserta yang hadir secara online pengurus KBB Nanang, Novi, dan Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Dwi Lindawati
Editor: Darmadi Sasongko








