JOMBANG, Tugujatim.id – Setelah Mojokerto, perjalanan spiritual puluhan biksu akhirnya berlanjut ke Jombang pada Senin (18/05/2026) ini dalam rangka Indonesia Walk for Peace menyambut Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE) pada 31 Mei 2026.
Indonesia Walk for Peace 2026 bukan perjalanan biasa. Sebanyak 57 biksu dari berbagai negara, mayoritas dari Thailand, ditambah peserta dari Malaysia, Laos, dan Indonesia, memulai langkah kaki mereka sejak 9 Mei 2026 lalu dari Bali dengan tujuan akhir Candi Borobudur di Magelang.
Jombang mendapat kehormatan menjadi salah satu kota persinggahan perjalanan suci ini. Para biksu terlihat berjalan kaki dari Trowulan melintasi Jalan Raya Mojoagung, yang disambut antusias, mulai pelajar hingga masyarakat umum.
Baca Juga: 59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong
“Masyarakat Jombang yang dikenal punya toleransi yang tinggi tentu menyambut para biksu ini dengan hangat,” kata Perwakilan Forum Komunikasi Masyarakat Jombang Su’udi.
Setelah berhenti sejenak di Kantor Uji KIR Dinas Perhubungan, para biksu melanjutkan perjalanan ke Klenteng Hok Liong Kong, melintasi Pasar Peterongan, GOR Merdeka, Jalan Gus Dur, Ringin Contong, Taman ASEAN, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan RE Martadinata.
Bermalam di Klenteng Hok Liong Kong, esok hari atau Selasa (19/5/2026), para biksu Walk for Peace dijadwalkan menuju Pendopo Kabupaten Jombang, juga dengan berjalan kaki melintasi Jalan RE Martadinata, Jalan Buya Hamka, dan Jalan KH Wahid Hasyim.
Para Biksu Ziarah ke Makam Gus Dur
“Besok pagi sekitar pukul 07.00 WIB, para biksu akan disambut langsung Bupati Jombang Warsubi di Pendopo Kabupaten dan sarapan bersama,” sambung Su’udi.
Sekitar pukul 09.00 WIB, para biksu ini akan kembali melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Tebuireng di Cukir, Diwek, untuk berziarah ke makam Presiden Indonesia ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
“Gus Dur dikenal sebagai tokoh pluralisme dan toleransi yang dihormati lintas agama sehingga ziarah ini menjadi salah satu agenda penting,” tambah dia.
Selepas dari Pesantren Tebuireng, rombongan biksu akan melanjutkan perjalanan ke Klenteng Hong San Kiong Gudo, melewati Desa Kayangan, pertigaan Belimbing, Desa Japanan, dan Desa Sukoiber. Mereka akan menginap semalam di Klenteng Hong San Kiong Gudo sebelum diserahterimakan kepada tim pendamping dari Kabupaten Nganjuk.
Baca Juga: Perayaan Trisuci Waisak di Jember, Tiga Unsur Penting Agama Buddha
Untuk diketahui, Indonesia Walk for Peace 2026 merupakan gerakan spiritual dan kemanusiaan internasional berupa aksi jalan kaki lintas provinsi yang diikuti puluhan biksu dari Thailand, Malaysia, Laos, hingga Indonesia berusia antara 23 hingga 67 tahun.
Total jarak yang ditempuh mencapai sekitar 666 kilometer, melewati empat provinsi, yakni Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ketua Panitia Indonesia Walk for Peace 2026 Tosin menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan perjalanan batin, bukan sekadar unjuk fisik. Pesan yang dibawa adalah bahwa perbedaan tidak boleh menjadi sumber perpecahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Anang Panca Kurniawan
Editor: Dwi Lindawati








