Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Tuban Masih Merangkak Naik - Tugujatim.id

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Tuban Masih Merangkak Naik

  • Bagikan
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim) tuban
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Pixabay)

TUBAN, Tugujatim.id – Kasus baru virus corona di Kabupaten Tuban belum juga mereda. Bahkan, hingga Kamis (27/5/2021) ini, penambahan kasus baru masih saja terjadi. Merujuk pada peta sebaran Covid-19 di Bumi Wali pukul 12.00 WIB siang ini, setidaknya terdapat penambahan 4 kasus baru.

Kasus baru di Tuban ini yakni masing-masing dari Kematan Parengan, Kecamatan Jenu, Kecamatan Montong, dan Kecamatan Palang.

Sedangkan untuk pasien yang sembuh juga ada empat orang. Di antaranya yakni dari Kecamatan Soko, Kecamatan Semanding, Kecamatan Singgahan, dan Kecamatan Tuban. Sementara yang meninggal dunia akibat virus ini nihil.

Hingga saat ini, total jumlah yang terkonfirmasi positif berjumlah 3.701 orang. Di mana yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 3.245 orang, sedang yang meninggal dunia ada 407 orang.

“Secara kumulatif yang masih mendapatkan perawatan ada 49 pasien,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo ketika dihubungi lewat pesan singkat, Kamis (27/5/2021).

Masing-masing keselurah yang dirawat ada di beberapa rumah sakit rujukan yang di wilayah pantura. Rinciannya yakniL RSUD Koesma Tuban 12 orang, RSUD Bojonegoro 4 orang, RSNU Tuban 5 orang, RS Muhammadiyah Lamongan 1 orang, RS Medika Tuban 2 orang, RS Aisyiyah Tuban 1 orang, Klinik Bagas Cepu 1orang, RSAM 2 orang, Isolasi Mandiri di rumah ada sekitar 21 orang.

Lantaran masih ada tambahan kasus positif corona setiap harinya, pemerintah meminta masyarakat memiliki tanggung jawab yang tinggi dan kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena untuk menekan wabah corona dimulai dari menekan angka penularan dari diri sendiri.

Untuk itu, pemerintah menekankan pentingnya perilaku 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

“Kita juga memperpanjang PPKM Mikro, mulai 18 Mei hingga 31 Mei, ini sebagai upaya kita dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

  • Bagikan