• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Deflasi.

Kepala BPS Kabupaten Jember Tri Erwandi saat ditemui di kantornya. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Awal 2025, Kabupaten Jember Alami Deflasi Diduga Akibat Tarif Listrik

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Jember mencatat bahwa Kabupaten Jember mengalami periode deflasi di awal 2025. Kepala BPS Jember Tri Erwandi menyatakan bahwa pergerakan harga yang menyebabkan deflasi tidak terlepas dari faktor permintaan dan penawaran di pasar.

Menurut dia, indikator yang dipantau oleh BPS lebih berfokus pada harga barang yang dikonsumsi masyarakat, bukan harga di tingkat produsen.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Baca Juga: Harga Bawang Merah ‘Guncang’ Pasar di Jember, Melonjak Sampai Rp50 Ribu per Kilogram

“Deflasi yang terjadi pada Januari dan Februari tahun ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kebijakan pemerintah terkait tarif listrik,” ujar Tri Erwandi pada Kamis (13/03/2025).

Setidaknya, data BPS menunjukkan bahwa pada Januari 2025 terjadi deflasi sebesar 0,14%, yang kemudian meningkat menjadi 0,76% pada Februari. Penurunan harga ini sebagian besar disebabkan oleh kebijakan diskon 50 persen untuk pelanggan listrik dengan daya di bawah 2.200 KWH.

“Kebijakan ini berdampak langsung pada pola belanja masyarakat, mengingat hampir seluruh sektor ekonomi bergantung pada penggunaan listrik,” jelasnya.

Komoditas Pertanian Juga Sumbang Deflasi

Selain faktor listrik, penurunan harga beberapa komoditas pertanian seperti cabai rawit dan tomat juga turut berkontribusi terhadap deflasi. Tri menjelaskan bahwa curah hujan yang tinggi berpengaruh terhadap produksi dan daya tahan komoditas tersebut.

“Kondisi cuaca yang basah dapat membuat pasokan komoditas tertentu lebih melimpah sehingga harga cenderung turun,” tambahnya.

Menghadapi bulan Ramadan, BPS memperkirakan pola inflasi dapat berubah.

“Biasanya, menjelang Ramadan permintaan masyarakat meningkat sehingga harga barang-barang kebutuhan pokok bisa naik. Namun, kami masih menunggu data selanjutnya untuk melihat tren yang terjadi,” kata Tri Erwandi.

Selain itu, dia juga menyoroti dampak inflasi terhadap daya beli masyarakat. Meski tingkat pengangguran di Jember masih lebih rendah dibandingkan rata-rata provinsi, inflasi yang terlalu tinggi dapat menekan kesejahteraan warga.

Dia menekankan bahwa sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi Jember. Dia berharap ada peningkatan produksi pertanian guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah agar bisa melampaui angka 5%.

“Pada 2024, pertumbuhan ekonomi Jember tercatat di angka 4,86%, sedikit melambat dibandingkan tahun sebelumnya,” jelasnya.

Untuk mendukung ketahanan ekonomi, Tri Erwandi mendorong generasi muda agar lebih aktif terlibat dalam sektor pertanian.

“Keberlanjutan produksi pertanian harus dijaga agar kesejahteraan masyarakat tetap terjamin,” ujar Tri Erwandi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniDeflasi di Kabupaten JemberJemberKabupaten Jember alami deflasiKabupaten Jember hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Minyak goreng.

DPRD Kota Malang Akan Suarakan Tarik Minyak Goreng Tak Sesuai Takaran

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID