• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander sedang bertemu salah satu penerima bantuan, Kamis (03/06/2021).(Foto: Polda Jatim)

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander sedang bertemu salah satu penerima bantuan, Kamis (03/06/2021).(Foto: Polda Jatim)

Kabupaten Mojokerto Bagikan 10 Ton Beras dan 20.000 Masker pada Seribu KK Terdampak Covid-19

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Polisi dan TNI membagikan 10 ton beras dan 20.000 masker ke seribu kepala keluarga (KK) terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Mojokerto. Pembagian bantuan sosial itu dilakukan langsung dari pintu ke pintu (door-to-door) agar tidak terjadi kerumunan massa.

Pendistribusian bansos dipimpin langsung Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander dan Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto. Para Bhabinkamtibmas dan Babinsa dikerahkan mengirim beras dan masker langsung ke rumah-rumah warga yang terdampak Covid-19.

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

Petugas gabungan polisi dan TNI membagikan beras dan masker menggunakan sepeda motor dinas masing-masing yang dilengkapi keranjang karung. Pengiriman juga menggunakan mobil patroli milik 14 polsek di wilayah hukum Polres Mojokerto.

“Sasaran sesuai data dari dinas sosial yang sudah kami cek langsung di lapangan. Yakni, masyarakat terdampak pandemi, seperti korban PHK dan keluarga korban Covid-19 yang meninggal dunia. Kami bagikan dari pintu ke pintu agar tidak menimbulkan kerumunan,” terangnya, Kamis (03/06/2021).

Dia menjelaskan, 10 ton beras dan 20.000 masker hari ini didistribusikan ke 1.000 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 14 kecamatan wilayah hukum Polres Mojokerto. Setiap keluarga menerima 10 kg beras dan 20 lembar masker medis. Beras dan masker tersebut merupakan bantuan dari Yayasan Budha Tzu Chi Jatim.

“Ini adalah bentuk empathy building kami kepada masyarakat Kabupaten Mojokerto untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Bantuan masker diberikan supaya dipakai untuk mematuhi prokes agar kita semua terbebas dari virus,” ujarnya.

Tags: Kabupaten Mojokertokorban Covid-19Mojokerto hari iniPembagian maskerPolisiTerdampak Covid-19TNI
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Ilustrasi suasana anak-anak ketika sedang melakukan belajar-mengajar di madrasah diniah (madin). Pemkab Trenggalek memangkas anggaran BOS Madin dengan alasan refocusing akibat pandemi Covid-19. (Foto: M Zamzuri/Tugu Jatim)

Anggaran BOS Madin di Trenggalek Terpangkas Habis akibat Refocusing, FKDT Trenggalek Angkat Bicara

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID