• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo mengatakan lansia bisa ikut vaksinasi sinovac. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo mengatakan lansia bisa ikut vaksinasi sinovac. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Kadinkes Kabupaten Malang Sebut Lansia Bisa Ikut Vaksinasi

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo mengatakan jika saat ini masyarakat kategori lanjut usia (lansia) sudah bisa ikut vaksinasi sinovac.

“Lansia, tenaga kesehatan (nakes), dan penyintas nakes sekarang bisa vaksinasi. Kami prioritaskan pertama adalah nakes hingga akhir minggu ini,” terangnya usai vaksinasi tahap kedua di RSUD Kanjuruhan Kepanjen pada Kamis (18/02/2021).

You might also like

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

20/07/2026 12:04 PM
Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM

Sementara itu, Bupati Malang terpilih Muhammad Sanusi yang berusia 60 tahun akhirnya ikut vaksinasi Kamis siang.

“Bupati bersedia vaksinasi karena sudah ada lansia nakes yang bisa divaksin. Tapi, beliau juga  pejabat publik yang ingin memberi edukasi kepada masyarakat bahwa vaksin ini aman. Pejabat publik mengedukasi masyarakat bahwa mereka siap mendukung pemerintah untuk menuju herd immunity,” sambungnya.

Hal ini membuat masyarakat umum kategori lansia memiliki peluang mendapatkan vaksin asal China tersebut.

Virtual Class Tugu Malang x Paragon, Tugu Jatim, Tugu Media Group
Ads.

“Masyarakat lansia bisa suntik vaksin. Namun, (screening) harus lebih ketat untuk pravaksinasi. Jadi, sebaiknya kontrol, pemeriksaan di meja kedua itu (cek medis) harus ketat agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Pria yang mengawali karir sebagai dokter gigi ini menegaskan jika vaksin sinovac aman, tapi vaksinator harus tetap berhati-hati.

“Secara medis vaksin sinovac ini aman bagi lansia, tapi harus tetap waspada. Untuk komorbid terkontrol mungkin aman, tapi untuk komorbid tidak terkontrol saya imbau untuk nakes vaksinator screening-nya harus lebih ketat,” ujarnya.

Namun, Arbani mengatakan jika pendataan untuk vaksinasi terhadap masyarakat umum belum dilaksanakan. Karena saat ini masih mendata untuk penerimaan vaksin prioritas kedua.

“Untuk pendataan masyarakat belum, saat ini masih pendataan untuk pelayanan publik. Semua kantor pemerintahan yang sifatnya vertikal maupun lokal di kabupaten/kota. Jadi, semua pelayan publik jadi prioritas kedua vaksinasi,” tuturnya.

“Semua pelayanan publik jadi sasaran kedua pelaksanaan vaksinasi, termasuk wartawan juga. Kebetulan vaksin yang kedua ini yang didatangkan oleh Kimia Farma,” lanjutnya.

Dia menjelaskan juga vaksin sinovac keluaran Kimia Farma ini memiliki kemasan berbeda, yaitu 1 vial untuk 10 suntikan. Jika sebelumnya, 1 vial vaksin hanya untuk satu suntikan saja.

“Cold storage kami akan terbagi dalam cluster sesuai profesi seperti untuk guru sendiri, ASN sendiri, dan sebagainya. Tujuannya, supaya kecepatan pelayanan sesuai target,” ucapnya.

Pria berkacamata ini juga menjelaskan progres vaksinasi untuk para nakes yang ditargetkan 100 persen selesai untuk tahap kedua ini.

“Sampai dengan kemarin suntikan pertama 93,17 persen dan suntikan kedua 57,98 persen. Untuk suntikan kedua seharusnya 100 persen dari suntikan pertama,” ujarnya. (rap/ln)

Tags: Bupati MalangCOVID-19. vaksinasilansiaSanusiVaksin sinovacvaksinasi
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Next Post
Tangkapan layar saat diskusi publik terkait tata kelola anggaran Covid-19 yang digelar Fitra Jatim secara virtual Kamis (18/02/2021). (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Fitra Jatim Ajak Masyarakat Peduli Transparansi Anggaran Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID