Kadinkes Surabaya Pantau Serbuan Vaksinasi untuk 25 Ribu Warga di 3 Kecamatan - Tugujatim.id

Kadinkes Surabaya Pantau Serbuan Vaksinasi untuk 25 Ribu Warga di 3 Kecamatan

  • Bagikan
Pelaksanaan vaksinasi di Gelora Pancasila Surabaya, Kamis (29/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)
Pelaksanaan vaksinasi di Gelora Pancasila Surabaya, Kamis (29/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

SURABAYA, Tugujatim.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya terus berupaya menggelar vaksinasi untuk masyarakat hingga hari ini (29/07/2021). Kali ini sasarannya sebanyak 25.000 warga.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita menegaskan, vaksinasi yang dilakukan hari ini memiliki sasaran 25 ribu warga dari 3 kecamatan di Kota Surabaya. Febria pun memantau langsung pelaksanaan vaksinasi di Gelora Pancasila Surabaya.

Selain itu, dia juga menjelaskan, target vaksinasi di Kota Surabaya terhitung 30-50 ribu orang per hari. Febri melanjutkan, meski untuk saat ini vaksin masih habis, bakal tersedia lagi minggu depan.

“Vaksin hari ini (29/07/2021, red) untuk 25 ribu peserta dari 3 kecamatan di Kota Surabaya,” terangnya, Kamis (29/07/2021).

Dia mengatakan, 3 kecamatan itu yakni Wonokromo, Sawahan, dan Dukuh Pakis.

“Soalnya cuma untuk 25 ribu orang. Vaksinasi ditarget 30-50 ribu per hari. Saat ini vaksin Surabaya habis. Saya sudah menghubungi Kemenkes. Sampai Surabaya minggu depan,” bebernya.

Sejauh ini, Febria menegaskan, total warga Kota Surabaya yang telah tervaksin sekira 1,4 juta orang. Itu masuk dalam kategori dosis pertama. Sedangkan untuk vaksinasi dosis kedua sekitar 750 ribuan orang. Target vaksinasi, Febria melanjutkan, untuk seluruh warga Surabaya pada Agustus 2021.

“Total yang tervaksin secara keseluruhan ada 1,4 jutaan untuk sosis pertama. Kalau dosis kedua, ada 750 ribuan. Targetnya 2 jutaan. Sampai saat ini dosis pertama masih 60 persen,” tegasnya.

Dia mengatakan, target selesainya Agustus 2021. Sayangnya, stok vaksinnya yang gak ada.

“Kalau sudah 70 persen bisa ‘herd immunity‘ dengan prokes. Warga jangan ragu. Kalau tertular nggak berat. Jadi, vaksin itu untuk imun tubuh kita,” terangnya.

Febria mengimbau warga Kota Surabaya untuk tidak takut melaksanakan vaksinasi Covid-19.

“Warga saya imbau begitu ada gejala batuk pilek atau demam cepat ke faskes. Jangan menganggap itu flu biasa. Kita harus curiga. Bisa jadi ‘suspect‘. Langsung ke faskes supaya bisa ditangani,” ujarnya.

  • Bagikan