KAHMI Kabupaten Tuban Launching Podcast YouTube “Mata Kami” - Tugujatim.id

KAHMI Kabupaten Tuban Launching Podcast YouTube “Mata Kami”

  • Bagikan
Para narasumber yaitu Dekan FISIP Unirow Tuban Dr Usep Supriatna MPd dan Formatur Anggota Presidium MD KAHMI Tuban Suhadi, dan Dewan Pembina MD KAHMI Tuban KH. Masduqi Nurus Jamsji saat me-launching channel podcast YouTube bertitel “Mata Kami” di salah satu rumah makan di Kabupaten Tuban, Rabu malam (20/10/2021). (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Para narasumber yaitu Dekan FISIP Unirow Tuban Dr Usep Supriatna MPd dan Formatur Anggota Presidium MD KAHMI Tuban Suhadi, dan Dewan Pembina MD KAHMI Tuban KH. Masduqi Nurus Jamsji saat me-launching channel podcast YouTube bertitel “Mata Kami” di salah satu rumah makan di Kabupaten Tuban, Rabu malam (20/10/2021). (Foto: Dokumen)

TUBAN, Tugujatim.id –  Inovasi terus dilakukan oleh Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Tuban. Salah satunya dengan me-launching channel podcast YouTube bertitel “Mata Kami” di salah satu rumah makan di Kabupaten Tuban, Rabu malam (20/10/2021).

Formatur Koordinator Presidium MD KAHMI Tuban Bagus Wijanarto mengatakan, channel podcast “Mata Kami” yang dikelola ini semoga mampu menjadi sarana edukasi dan informasi bagi semua kalangan masyarakat.

“Pada podcast Mata Kami, semua hal bisa didiskusikan. Mulai dari UMKM, kepemudaan, dunia usaha, kebijakan pemerintah, politik, dan berbagai bidang lainnya,” terang pria jebolan ITS tersebut.

Menurut dia, podcast merupakan siaran audio visual yang saat ini memiliki kedudukan cukup populer di seluruh dunia. Selain itu, semua kalangan bisa menikmati atau memanfaatkan program tersebut.

“Semoga podcast ini bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan, baik itu mahasiswa, instansi, lembaga kemasyarakatan, akademisi, maupun lembaga lainnya, khususnya yang ada di Kabupaten Tuban,” ujar Bagus.

Bagus juga mengatakan, untuk studio podcast “Mata Kami” berada di Sekretariat KAHMI Tuban, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu. Dia berharap, kanal YouTube tersebut ke depannya dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Kami semua berharap podcast ini mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya masyarakat Kabupaten Tuban,” terangnya.

Keberadaan channel milik KAHMI Tuban itu disambut hangat Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, forkompimda, dan lain-lainnya. Orang nomor satu di Tuban juga mengapresiasi program yang dipelopori oleh mantan aktivis HMI itu.

“Selamat dan sukses atas launching-nya channel podcast YouTube ini,” ungkap Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky.

Pria yang juga menjadi Ketua DPD Partai Golkar Tuban itu mengaku bangga dan semoga ke depannya bisa bermanfaat buat umat, Bangsa Indonesia, dan khususnya buat masyarakat Tuban.

“Doa kami semoga semakin maju dan terus bersinergi membangun bangsa. Dan melanjutkan mbangun desa noto kutho untuk Kabupaten Tuban yang lebih baik. Yakusa (Yakin, Usaha, Sampai, red),” ungkapnya.

Setelah acara launching, dilanjutkan dengan diskusi kepemudaan yang bertajuk “Peran Milenial dalam Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional”. Dalam diskusi tersebut sebagai narasumbernya yaitu Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky dan Menteri Investasi/Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia yang diwakilkan Staf Khusus Kementerian Investasi M. Pradana Indraputra secara virtual.

Selain itu, narasumber lainnya hadir Presidium MN KAHMI Viva Yoga Mauladi MSi dan pengarahan serta motivasi dari Koordinator Presidium MW KAHMI Jatim Edi Purwanto yang juga disampaikan secara virtual. Sementara itu, narasumber yang langsung tatap muka disampaikan Dekan FISIP Unirow Tuban Dr Usep Supriatna MPd dan Formatur Anggota Presidium MD KAHMI Tuban Suhadi.

Untuk diketahui, dalam launching podcast tersebut dihadiri ketua partai politik (parpol) Tuban, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, BEM se-Tuban, organisasi ekstra kampus, perwakilan mahasiswa, dan sejumlah pihak terkait lainnya. Kegiatan itu juga menerapkan protokol kesehatan (prokes) sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan disiarkan secara live streaming di kanal YouTube Mata Kami.

 

 

  • Bagikan