• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana didampingi Chudori di makam almarhum Rapingi.(Foto:Dok/Tugu Jatim)

Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana didampingi Chudori di makam almarhum Rapingi.(Foto:Dok/Tugu Jatim)

Kapolda Jabar: Terima Kasih Dr Aqua Dwipayana Sudah Berziarah ke Makam Orang Tua Saya

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

INDRAMAYU, Tugujatim.id – Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Ahmad Dofiri menyampaikan terima kasihnya kepada Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana karena di sela-sela jadwalnya yang sangat padat melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi sekitar 50 sesi di jajaran Kodam III/Siliwangi sengaja secara khusus menyempatkan waktu ke makam kedua orang tuanya, almarhum Rapingi dan almarhumah Masriah.

Ucapan terima kasih itu Dofiri sampaikan Selasa malam (09/03/2021) saat mereka bicara lewat telepon. Ketika itu Dofiri sedang di Bandung, sedangkan Dr Aqua di Indramayu.

You might also like

Pendaki ilegal Gunung Semeru.

BB TNBTS Amankan 15 Pendaki Ilegal Gunung Semeru, Satu Orang Cedera Kaki

18/06/2026 11:28 AM
Fraksi Gerindra.

Dialog MBG Memanas, Demonstran Soraki Fraksi Gerindra Sanjung Program Prabowo 

18/06/2026 10:37 AM

Selasa sore seusai Sharing Komunikasi dan Motivasi di Kodim Indramayu, Dr Aqua langsung ke pemakaman umum Tegal Urung, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu. Di tempat itu kedua orang tua Dofiri dimakamkan.

Bapaknya almarhum Rapingi meninggal pada 20 Maret 1995. Sedangkan ibunya almarhumah Masriah meninggal pada 28 Januari 1997. Persis di sebelah makam bapaknya, ada makam kakak Dofiri yang tertua almarhumah Rodiyah yang meninggal pada 25 Januari 1981. Dofiri adalah anak ke delapan dari sembilan bersaudara.

Di tiga makam tersebut, Dr Aqua secara khusyuk mendoakan kedua orang tua Dofiri dan kakaknya. Setelah itu menaburkan bunga.

Dr Aqua ke makam tersebut ditemani Pasi Bakti TNI Siter Korem 063/Sunan Gunung Jati Mayor Arm Sulkan. Perwira menengah tersebut mendampingi Dr Aqua selama Sharing Komunikasi dan Motivasi sebanyak delapan sesi di jajaran Korem 063/Sunan Gunung Jati.

Sudah Lama Ingin Ziarah

Dofiri mendapat informasi kedatangan Dr Aqua dari kakak iparnya Chudori yang turut menemani selama berada di makam tersebut. Dia sengaja datang ke makam itu.

“Pak Aqua terima kasih banyak karena sudah menyempatkan ziarah ke makam kedua orang tua dan kakak saya yang tertua. Saya mendapat info kedatangan Pak Aqua ke makam itu dari kakak saya, Pak Chudori,” ujar Dofiri.

Kebiasaan warga di sana, Dofiri melanjutkan, ziarah ke makam menjelang Lebaran. Sekaligus mendoakan orang-orang yang telah meninggal.

Kepada Dofiri, Dr Aqua menyampaikan sangat bersyukur dan senang bisa ziarah ke makam orang tuanya. Keinginan ziarah itu sudah lama, tapi baru terwujud Selasa lalu.

Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana di makam almarhumah Masriah. (Foto:Dok/Tugu Jatim)
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana di makam almarhumah Masriah. (Foto:Dok/Tugu Jatim)

Dr Aqua menyampaikan kepada Dofiri bahwa dia sedang ada kegiatan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Kodim Indramayu. Itu merupakan rangkaian aktivitas ke semua satuan di jajaran Kodam III/Siliwangi. Pangdam III/Siliwangi Mayien TNI Nugroho Budi Wiryanto yang mengundangnya.

“Saat mau ke Indramayu saya teringat bahwa Mas Dofiri berasal dari daerah itu. Kedua orang tua Mas Dofiri dimakamkan di sana sehingga selesai acara di Kodim Indramayu, saya langsung ziarah. Alhamdulillah keinginan lama saya untuk ziarah ke makam kedua orang tua Mas Dofiri terwujud,” ungkap Dr Aqua.

Saat Dofiri masih menjabat sebagai Kapolda Daerah Istimewa Jogjakarta, mantan Kapolda Banten itu beberapa kali cerita tentang persiapan bapaknya saat akan menghadiri pelantikan dirinya di Istana Negara Jakarta pada 1989 yang dipimpin Presiden Soeharto.

Kagum kepada Orang Tua Dofiri

Sebagai lulusan terbaik (Adhi Makayasa) angkatan 1989 di kepolisian, Dofiri bersama kedua orang tuanya berkesempatan untuk bertemu langsung salaman dan ngobrol sama Presiden Soeharto. Waktu itu Dofiri memperhatikan bapak dan ibunya senang sekali.

“Kedua orang tua saya sebagai orang yang hidupnya sederhana dan berasal dari kampung, tidak pernah membayangkan diundang ke Istana Negara dan langsung bertatap muka dengan Presiden Soeharto. Saya perhatikan mereka senang sekali dan sangat gembira,” cerita Dofiri waktu itu sambil menyampaikan juga semua persiapan menjelang pelantikan itu.

Mendengar semua cerita Dofiri, Dr Aqua menyampaikan kekagumannya. Dalam hati ada keinginan yang kuat untuk ziarah ke makam kedua orang tua Dofiri.

“Bapak dan ibunya Mas Dofiri adalah orang tua yang hebat dan luar biasa. Mereka berhasil mendidik anaknya yakni Mas Dofiri menjadi lulusan terbaik di kepolisian. Saya kagum sekali,” kata Dr Aqua.

Setelah bersyukur bisa ziarah ke makam tersebut, Dr Aqua berniat kalau ke Indramayu lagi akan kembali melakukan hal yang sama. Itu adalah salah satu kebiasaan rutin yang dilakukan mantan wartawan di banyak media besar tersebut, yakni ziarah ke makam para orang tua teman-temannya.

Selama ini salah satu makam yang sering dikunjungi Dr Aqua adalah makam almarhumah Maria Elizabeth Susianawati Harliem di kompleks pemakaman Puncak Nirwana Purwosari Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Itu adalah makam ibundanya direktur utama Duta Anggada Realty Ventje Suardana yang merupakan teman akrab Dr Aqua.

Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana di makam Maria Elizabeth Susianawati Harliem.(Foto:Dok/Tugu Jatim)
Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana di makam Maria Elizabeth Susianawati Harliem.(Foto:Dok/Tugu Jatim)

Susianawati, panggilan akrab almarhumah Maria Elizabeth Susianawati Harliem, sudah seperti orang tuanya sendiri. Semasa masih hidup dan tinggal di Surabaya, Dr Aqua sering silaturahim ke rumahnya.

“Ibu Susianawati sangat baik kepada semua orang. Almarhumah sudah saya anggap seperti ibu sendiri. Ketika beliau meninggal pada 21 Oktober 2017, saya sedang di Korea Selatan. Saya sangat kehilangan beliau,” kata Dr Aqua. (*/ln)

Tags: Dr Aqua DwipayanaIndramayuSharing Komunikasi dan Motivasisilaturahmi. Aqua DwipayanaZiarah makam
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Pendaki ilegal Gunung Semeru.

BB TNBTS Amankan 15 Pendaki Ilegal Gunung Semeru, Satu Orang Cedera Kaki

by Dwi Linda
18/06/2026 11:28 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) memastikan seluruh pendaki Gunung Semeru yang masuk melalui...

Fraksi Gerindra.

Dialog MBG Memanas, Demonstran Soraki Fraksi Gerindra Sanjung Program Prabowo 

by Dwi Linda
18/06/2026 10:37 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dialog antara perwakilan DPRD Kota Malang dengan ratusan demonstran di depan Gedung DPRD Kota Malang, Rabu (17/06/2026),...

Jam keberangkatan kereta Surabaya-Malang terbaik.

Jam Keberangkatan Kereta Surabaya-Malang Terbaik agar Terhindar dari Kepadatan Penumpang

by Dwi Linda
18/06/2026 10:00 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Jam keberangkatan kereta Surabaya-Malang terbaik ternyata tidak selalu identik dengan jadwal paling pagi atau paling cepat sampai tujuan....

Cuaca di Jawa Timur.

Cuaca di Jawa Timur Mayoritas Cerah 18 Juni 2026, Sebagian Wilayah Muncul Kabut dan Udara Kabur

by Dwi Linda
18/06/2026 8:08 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Kamis (18/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, namun kabut dan udara...

Next Post
Aplikasi MyHeritage di Play Store. (Foto: Retno Dwi/Tugu Jatim)

Viral, "Menghidupkan" Foto melalui Aplikasi MyHeritage

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID