Kapolres Bojonegoro: Cicipi Narkoba, Karir Tamat, Keluarga Berantakan, dan Bikin Hidup Sengsara!

Kapolres Bojonegoro: Cicipi Narkoba, Karir Tamat, Keluarga Berantakan, dan Bikin Hidup Sengsara!

  • Bagikan
Ilustrasi pengambilan sampel urine manusia/Pixabay
Ilustrasi pengambilan sampel urine manusia/Pixabay

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Kapolres Bojonegoro AKBP E.G. Pandia secara mendadak menginstruksikan kepada seluruh anggotanya untuk mengikuti tes urine untuk memastikan anggotanya terbebas dari penggunaan atau penyalahgunaan narkoba pada Senin (22/02/2021).

“Hari ini kami melaksanakan tes urine secara mendadak kepada anggota yang bertugas di fungsi opsnal maupun polsek. Selain itu, ini merupakan pembinaan internal terhadap anggota agar tidak main-main dengan narkoba. Tes urine dilaksanakan secara berkala dan acak,” ujar AKBP E.G. Pandia kepada Tugu Jatim di halaman Mapolres Bojonegoro.

Kegiatan tersebut dilakukan seusai melaksanakan upacara pembekalan para Bhabinkamtibmas yang bertempat di halaman Mapolres Bojonegoro.

Tes urine digelar secara dadakan oleh Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Bojonegoro yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Bojonegoro, Polda Jatim. Instruksi tersebut sempat membuat kaget sejumlah anggota Polsek Bojonegoro karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan.

Dalam tes tersebut, para anggota kepolisian diperkenankan memasuki toilet yang diawasi anggota propam. Kemudian mereka menyerahkan air seninya pada petugas kesehatan menggunakan tempat yang telah disediakan.

AKBP E.G Pandia juga mengatakan, pihaknya akan menindak tegas bagi siapa pun polisi yang terlibat kasus penggunaan narkoba. Dia menegaskan, tidak ada tempat bagi pengguna narkoba di kepolisian, siapa saja yang terlibat sudah pasti akan mendapat hukuman pidana.

“Tidak ada tempat bagi pengguna narkoba di kepolisian, siapa saja yang terlibat sudah pasti dipidana,” kata Kapolres Bojonegoro.

AKBP E.G. Pandia menuturkan bahwa peringatan itu dia sampaikan kepada seluruh anggota Polri, khususnya anggota Polres Bojonegoro, agar tak menyentuh barang haram tersebut.

“Cicipi narkoba, bikin karir tamat, keluarga berantakan, hidup sengsara, akhirnya masuk penjara. Bagi seluruh anggota Polres Bojonegoro, hentikan menggunakan narkoba. Bila ditemukan, saya pastikan diproses pidana,” ujarnya. (Mila Arinda/ln)

 

  • Bagikan