JEMBER, Tugujatim.id – Kartika Sari Dewi membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita setinggi langit. Kini, lulusan Master of TESOL dari Monash University Australia ini memimpin Sekolah Rakyat Terintegrasi 6 Jember dengan pendekatan unik dalam mendidik anak-anak.
Beasiswa demi Beasiswa: Meniti Jalan Pendidikan
Perjalanan pendidikan Kartika Sari Dewi dimulai dari SD 2 di desanya, kemudian melanjutkan ke SMP 1 Situbondo dan SMA 1 Situbondo. Sebagai anak yatim dari keluarga kurang mampu, dia harus berjuang keras untuk melanjutkan pendidikan.
“Saya lanjut ke Universitas Negeri Malang Pendidikan Bahasa Inggris menggunakan beasiswa karena saya sebenarnya juga orang tidak mampu, anak yatim dari kecil,” ungkap perempuan yang akrab disapa Mbak Kartika ini.
Semangat belajarnya tidak berhenti di jenjang sarjana. Pada 2018, dia berhasil meraih beasiswa LPDP dari Kementerian Keuangan RI untuk melanjutkan studi S2 di Monash University, Australia, dengan mengambil program Master of TESOL (Teaching English to Speakers of Other Languages).
“Saya pilih Australia karena lebih dekat dengan rumah jadi saya bisa pulang ketika liburan,” kenang Kartika menjelaskan alasan pemilihan negara tujuan studinya.
Keberhasilan Kartika meraih beasiswa LPDP bukan hasil kerja dadakan. Dia menekankan pentingnya membangun CV secara konsisten selama bertahun-tahun.
“Beasiswa itu tidak bisa dadakan. Beasiswa itu perlu waktu bertahun-tahun untuk membangun CV dan itu yang saya lakukan,” tegas Kartika.
Setiap tahun, dia aktif menulis artikel internasional, menjadi pembicara di konferensi nasional, dan terlibat dalam berbagai program nasional. Mulai dari program Guru Pembelajar hingga PKB, Kartika selalu berkontribusi sebagai narasumber nasional yang berkeliling Indonesia.
“Setiap menteri itu selalu terlibat di kegiatan nasional, menulis modul secara nasional juga. Jadi mungkin kontribusi dan prestasi itu yang membuka jalan,” jelasnya.
Jalur Promosi Menuju Kepala Sekolah Rakyat
Pengangkatan Kartika sebagai Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 6 Jember merupakan hasil dari 15 tahun pengabdiannya sebagai PNS. Dari 15 kandidat yang berasal dari Jember, dia berhasil lolos melalui berbagai tahapan seleksi.
“Sebenarnya itu jalan takdir saja ya. Karena saya sendiri juga tidak menyangka saya bisa di sini,” ungkap Kartika dengan rendah hati.
Di Sekolah Rakyat Terintegrasi 6 Jember, Kartika menerapkan pendekatan yang berbeda. Dia lebih fokus pada penyembuhan mental dan psikis siswa sebelum masuk ke proses pembelajaran akademik.
“Tantangannya bukan ke wali murid ya, justru ke siswanya. Karena kami fokus ke penyembuhan mental dan psikisnya dulu. Itu nomor satu. Baru nanti kita masuk ke pembelajaran,” terang Kartika.
Sekolah ini memiliki program matrikulasi khusus untuk menyamakan mindset dan menumbuhkan motivasi belajar siswa.
“Percuma kami langsung pembelajaran. Jadi kami meluruskannya pelan-pelan supaya anak-anak ini on track, siap baru kami pembelajaran,” tambahnya.
Program pendidikan di sekolah ini juga terintegrasi dengan nilai-nilai moral dan agama, dengan dukungan SDM terbaik dari Kemenag, dinas pendidikan, dan berbagai instansi terkait.
Cita-Cita S3 dan Pengabdian Berkelanjutan
Meski telah meraih gelar Master dari universitas ternama Australia, semangat belajar Kartika Sari Dewi belum padam. Dia masih memiliki keinginan untuk melanjutkan studi S3, meski mengakui tantangannya jauh lebih berat karena bersifat research-based.
“S3 itu tidak sama dengan S2. Jauh berbeda. Persiapannya menurut saya jauh lebih luar biasa daripada S2,” ungkap Kartika.
Dengan latar belakang TESOL, Kartika memiliki kompetensi mengajar bahasa Inggris di berbagai negara. Namun, pilihan hatinya adalah tetap mengabdi di tanah air, khususnya dalam memimpin pendidikan anak-anak yang memerlukan perhatian khusus.
Kisah Kartika Sari Dewi membuktikan bahwa dengan tekad kuat, kerja keras, dan konsistensi, keterbatasan ekonomi dapat diubah menjadi kekuatan untuk meraih prestasi. Kini, dia tidak hanya menjadi inspirasi bagi siswa-siswanya, tetapi juga bagi siapa saja yang bermimpi meraih pendidikan setinggi mungkin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








