Kasus Covid-19 di Tuban Terus Tunjukkan Tren Penurunan - Tugujatim.id

Kasus Covid-19 di Tuban Terus Tunjukkan Tren Penurunan

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo saat ditemui awak media, Senin (28/6/2021) lalu di Kantor Pemkab Tuban (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim) covid-19
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo saat ditemui awak media, Senin (28/6/2021) lalu di Kantor Pemkab Tuban (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Angka kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Tuban kian hari terus menurun. Terlihat dari data sebaran Covid-19 di Tuban, pada Minggu (8/8/2021) pukul 12.00 WIB, kasus baru hanya pada kisaran 25 orang.

“Dari penambahan itu, total kumulatif sampai hari ini mencapai 6.726 orang,” jelas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban Bambang Priyo Utomo.

Meskipun ada penambahan, dr. Bambang menerangkan jumlah pasien sembuh juga bertambah 58 orang. Sehingga total kumulatif pasien sembuh dari virus corona mencapai 5.548 orang.

“Pasien meninggal hari ini bertambah 3 orang, sehingga total orang meninggal akibat Covid-19 mencapai 872 orang. Lalu yang masih di rawat atau di pantau ada 296 orang,” ungkap mantan Kepala Puskesmas Tambakboyo ini.

BOR Tak Lagi Penuh

Sementara itu, pada Jumat (6/8/2021) lalu, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky menyebtukan, Bed Occipancy Rate (BOR) atau jumlah ketersediaan Tempat Tidur (TT) disejumlah Rumah Sakit di Bumi Wali, baik rujukan maupun penyangga, sudah tidak lagi penuh.

Dari data yang diperoleh Tugu Jatim di Kabupaten Tuban pada 5 Agustus 2021, total TT isolasi untuk Covid-19 sebanyak 299, yang terisi 117. Sedangkan untuk icu Covid-19 ada 42, yang digunakan 10. Atau dalam prosentase Bor Isolasi Covid-19 sebanyak 39,1% dan Bor Icu Covid-19 28,81 Persen.

“Ketersediaan ruang TT (Rumah sakit,red) sudah tidak lagi penuh” ujar Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky kepada awak media, Jumat (6/8/2021).

Mantan Anggota DPRD Provinsi Jatim ini mengatakan, pihaknya sudah mengimbau kepada Pemerintah Desa, terkait pasien bergejala sedang maupun ringan, untuk bisa menjalani isolasi mandiri di desa. Sebab, di masing-masing desa sudah disediakan tempat untuk isolasi mandiri.

“Di desa sudah ada. Dan itu yang membuat penanganan menjadi efektif dan efisien. Sehingga rumah sakit hahya menangani yang gejalanya berat,” beber pria yang juga menjabat ketua DPD Partai Golkar Tuban ini.

  • Bagikan