TUBAN, Tugujatim.id – Penyidik Satreskrim Polres Tuban terus mengusut kasus tragis tenggelamnya dua bocah, MHF, 7; dan SAP, 7, di Wisata Jatiwangi Park, Rabu (26/06/2024). Kedua bocah yang merupakan siswa dari TK Masita 9 Kragan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, ini sedang berlibur bersama rombongan sekolah taman kanak-kanak.
Peristiwa memilukan itu terjadi di kolam renang dewasa dengan kedalaman 1,5 meter tanpa sepengetahuan orang tua atau pengelola wisata. Pukul 08.30 WIB, kedua bocah tersebut ditemukan sudah mengapung oleh pengelola wisata.
Kasus ini semakin menarik perhatian publik setelah Polres Tuban mengumumkan telah memeriksa 9 orang saksi terkait kejadian tersebut. Saksi yang diperiksa termasuk orang tua, guru, dan kepala sekolah dari rombongan sekolah, serta beberapa karyawan dan pengelola Wisata Jatiwangi Park.
Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Rianto menjelaskan, pemeriksaan terhadap saksi-saksi ini bertujuan untuk mendalami kronologi kejadian serta memastikan tidak adanya kelalaian yang menyebabkan kejadian tragis tersebut.

“Kami akan terus melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap kebenaran dari insiden yang menyedihkan ini,” katanya lewat sambungan telepon, Jumat (05/07/2024).
Selain itu, pada beberapa hari terakhir pihak pengelola juga telah berkunjung ke rumah duka dan memberikan tali asih kepada keluarga korban. Kendati demikian, proses akan tetap berlanjut sesuai dengan prosedur yang ada.
“Insyaa Allah minggu depan kami akan melakukan gelar perkara ini,” ujarnya.
Sampai saat ini pintu masuk Wisata Jatiwangi Park masih ditutup sementara untuk pemeriksaan lebih lanjut dan memastikan keamanan pengunjung di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








