• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kasus kekerasan anak.

Ilustrasi kasus kekerasan anak. (Foto: Pixabay)

Kasus Kekerasan Anak Masih Tinggi, Semanding dan Tuban Kota Jadi Sorotan

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, puluhan anak di Kabupaten Tuban menjadi korban berbagai bentuk kekerasan. Berdasarkan data Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), kasus kekerasan anak tertinggi tercatat di Kecamatan Semanding dan Tuban Kota, dengan tren kekerasan fisik dan seksual mendominasi.

Sepanjang 2023 hingga triwulan pertama 2025, tercatat 145 anak mengalami kekerasan, baik laki-laki maupun perempuan. Jenis kasus kekerasan anak yang menimpa mereka sangat beragam, mulai dari kekerasan fisik, seksual, hingga eksploitasi dan penelantaran.

You might also like

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

20/07/2026 12:04 PM
Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM

Baca Juga: DPRD Jatim: Waspada Modus Kekerasan Terhadap Anak

Yang mengejutkan, pada 2023 saja, Kecamatan Tuban mencatatkan 15 kasus kekerasan anak—12 di antaranya korban laki-laki. Angka ini menjadikan Tuban sebagai wilayah dengan jumlah korban tertinggi sepanjang tahun tersebut. Sementara itu, Kecamatan Semanding menyusul di posisi kedua dengan total lima korban.

Di sisi lain, dalam kurun triwulan pertama 2025, jumlah korban kekerasan anak masih belum menunjukkan tanda penurunan signifikan. Sebanyak 30 kasus tercatat, tersebar di berbagai kecamatan. Lagi-lagi, Tuban dan Semanding masih jadi titik rawan.

Kepala Dinsos P3A Tuban Sugeng Purnomo mengakui, tingginya angka kekerasan terhadap anak ini menjadi perhatian serius pihaknya.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Perlu keterlibatan lintas sektor, termasuk keluarga dan masyarakat untuk mencegah kasus serupa,” tegasnya.

Menurut Sugeng, kebanyakan kasus terjadi di lingkungan yang seharusnya menjadi ruang aman bagi anak, seperti rumah dan lingkungan sekitar. Faktor-faktor seperti pola asuh, minimnya pengawasan, dan lemahnya edukasi tentang hak anak menjadi pemicu utama.

Kekerasan Fisik dan Seksual Teratas

Data juga menunjukkan bahwa kekerasan fisik dan seksual menempati urutan teratas dalam jenis kekerasan yang terjadi. Tahun 2024 menjadi tahun paling kelam dalam kategori ini, dengan total 42 anak menjadi korban kekerasan fisik dan seksual, sebagian besar dialami oleh anak perempuan.

“Banyak pelaku berasal dari lingkungan dekat, bahkan keluarga sendiri. Ini yang membuat penanganan harus sangat hati-hati dan berperspektif korban,” tambah Sugeng.

Tak hanya itu, kasus KDRT seksual terhadap anak juga mulai muncul dalam data tahun 2025. Dua korban tercatat dalam waktu kurang dari tiga bulan. Fakta ini memperkuat bahwa kasus kekerasan terhadap anak tidak mengenal tempat maupun waktu.

Sebagai langkah konkret, Dinsos P3A dan PMD Kabupaten Tuban mengaktifkan Tim Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (Tim P2TP2A) dengan sosialisasi dan koordinasi untuk pemantapan serta pemahaman kepada anggota tim. Tidak hanya itu, sosialisasi ke lembaga pendidikan dan kaderisasi tenaga sosialisasi diinternal dinas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Angka kekerasan anakAngka kekerasan anak 2025Berita Kabupaten Tuban hari iniKabupaten Tuban hari iniTuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Next Post
DPRD Surabaya.

Cegah Kebocoran PAD, DPRD Surabaya Sambut Positif Tap Parkir Elektronik

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID