TUBAN, Tugujatim.id – Perkembangan kasus narkoba dan obat keras berbahaya (okerbaya) di Kabupaten Tuban menunjukkan tren yang beragam sepanjang 2024. Meski jumlah kasus okerbaya menurun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, kasus peredaran narkotika dan jumlah pengedar masih menjadi perhatian serius.
Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsuddin dalam konferensi pers di Mapolres Tuban mengungkapkan, pihaknya mencatat 23 perkara kasus narkoba sepanjang 2024, jumlah yang sama seperti 2023.
Sementara itu, untuk kasus okerbaya menurun cukup signifikan dari 60 kasus pada 2023 menjadi hanya 34 kasus pada 2024.
Baca Juga: Kembali Merebak! 99 Sapi Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku di Pasuruan
“Penurunan kasus okerbaya ini tentu menjadi perkembangan yang baik. Namun, kami tetap harus mewaspadai potensi peredaran barang berbahaya ini agar tidak kembali meningkat,” ujarnya saat konferensi pers akhir 2024 pada Selasa (31/12/2024).
Meski ada kabar baik pada penurunan kasus okerbaya, kasus peredaran narkotika tetap stagnan. Yang lebih mengkhawatirkan, mayoritas tersangka yang berhasil diamankan adalah pengedar.
Pada 2024, Polres Tuban menangkap 65 tersangka pengedar narkotika. Angka ini memang turun dibandingkan 2023 yang mencapai 89 tersangka, tetapi tetap menunjukkan bahwa peredaran barang haram ini masih menjadi masalah serius.
“Pengedar masih mendominasi. Kami akan terus memperketat pengawasan dan meningkatkan operasi untuk memutus mata rantai peredaran narkotika di Tuban,” tegas AKBP Oskar.
Di sisi lain, tidak ada perkara terkait psikotropika yang ditangani Polres Tuban baik pada 2023 maupun 2024. Hal ini menunjukkan jenis pelanggaran tersebut relatif minim terjadi di wilayah ini.
Baca Juga: Kabupaten Jember Peringkat Keempat Pelayanan Publik Terbaik se-Indonesia
Langkah strategis terus dilakukan oleh Polres Tuban untuk menekan angka peredaran narkotika dan okerbaya. Edukasi masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, menjadi salah satu fokus utama.
Dengan menanamkan pemahaman tentang bahaya narkoba, diharapkan angka kasus dapat terus ditekan di masa mendatang. Kasus narkoba di Tuban mencerminkan perlunya sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat dalam memerangi peredaran barang haram.
“Peran aktif masyarakat untuk melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungannya menjadi kunci keberhasilan pemberantasan narkoba di daerah ini,” harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








