• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi Sajam

Ilustarsi sebilah Pisau (Sumber Pixabay)

Kasus Pembunuhan Ayah Kandung di Jember: Pelaku Sering Kumandangkan Adzan

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Kriminal
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Penyelidikan kasus pembunuhan ayah kandung di Jember terhambat tersangka sulit diinterogasi. Tim tengah bekerja menyelidiki kasus seorang anak berinisial AR (19) tega menebas leher ayah kandungnya bernama Jaenuri (60) di Dusun Jadugan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

Penyidik dari kepolisian sulit untuk menginterogasi tersangka AR yang saat ini terbaring lemah di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi untuk menjalani perawatan, usai mencoba bunuh diri dengan monggorok lehernya sendiri.

You might also like

Siswi MTs di Pasuruan.

Siswi MTs di Pasuruan Dirujuk ke RSJ Lawang usai Diduga Tusuk Temannya, Polisi Dampingi Pemeriksaan Psikologis 

03/06/2026 10:00 AM
Pemuda Pasuruan.

4 Pemuda Pasuruan Diduga Aniaya 2 Anak di Bawah Umur, Polisi Ungkap Motifnya!

30/05/2026 6:31 PM

Kapolsek Puger, AKP Fatchur Rahman menjelaskan bahwa tersangka AR berperilaku aneh selama menjalani perawatan di rumah sakit. Bahkan, beberapa pertanyaan yang dilayangkan kepolisian dijawab dengan azan.

“AR ini sering tiba-tiba mengumandangkan azan dan iqamah, bahkan menjawab pertanyaan polisi dengan azan,” ujar Fatchur Rahman pada Rabu (29/01/2025).

BACA JUGA: Tahun Baru Imlek 2025 Jadi Momentum Kerukunan di Jember, Tujuh Agama Gelar Doa Bersama di Klenteng Pay Lien San

Melihat kondisi AR tersebut, pihak penyelidik menduga bahwa tingkah laku yang ditunjukan tersebut tidak normal. AR terindikasi mengalami gangguan kejiwaan setelah membunuh ayah kandungnya.

Kendati demikian, pihak kepolisian saat ini akan berfokus terhadap kesembuhan AR akibat beberapa luka yang dialami pada bagian leher. Nantinya, AR akan dilakukan pemeriksaan mental.

“Kami menduga AR mengalami gangguan kejiwaan. Oleh karena itu, saat ini kami fokus terlebih dahulu pada penyembuhan lukanya, setelahnya kami akan memeriksa kondisi mentalnya,” terangnya.

Lanjut Fatchur Rahman, saat pihak penyidik menemui AR dan bertanya terkait tindakannya kepada sang ayah, ekspresi mukanya langsung berubah, dengan mata melotot tanpa menjawab pertanyaan.

“AR tiba-tiba melotot dan diam tanpa menjawab pertanyaan apa pun, karena kesulitan mendapatkan keterangan dari AR, akhirnya polisi melibatkan ibu dan kakaknya,” kata Fatchur Rahman.

Selain kondisi mental AR yang berubah-ubah, kepolisian juga kesulitan untuk mengakses gawai tersangka untuk dilakukan pemeriksaan. Bahkan, ketika ditanya terkait sandi pada gawainya, AR menjawab dengan perkataan yang tidak jelas.

BACA JUGA: Ratusan Warga Desa Kesilir Jember Demo Buntut Dugaan Kades Korupsi Dana Desa

Kendati demikian, Fatchur Rahman menegaskan bahwa pihaknya akan terus melanjutkan penyelidikan kasus tersebut, dengan mengungkap motif di balik AR melakukan perbuatan kejinya kepada sang ayang.

“Kami dari kepolisian tetap berusaha mengungkap motif AR membunuh ayahnya, terutama setelah melihat sikapnya yang berubah-ubah,” tegas Fatchur Rahman.

Selain tersangka, Fatchur Rahman mengaku akan meminta keterangan lebih lanjut kepada beberapa anggota keluarga, untuk memastikan pelaku apakah sebelumnya memiliki riwayat gangguan mental

“Polisi akan memastikan apakah AR sebelumnya ada riwayat gangguan mental atau kejadian lain yang melatarbelakangi tragedi ini,” pungkas Fatchur Rahman.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter : Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita jemberJemberKabupaten JemberKota JemberKriminal Jember
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Siswi MTs di Pasuruan.

Siswi MTs di Pasuruan Dirujuk ke RSJ Lawang usai Diduga Tusuk Temannya, Polisi Dampingi Pemeriksaan Psikologis 

by Dwi Linda
03/06/2026 10:00 AM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Proses penyelidikan kasus dugaan penusukan siswi MTs di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, terus bergulir. Siswi MTs di...

Pemuda Pasuruan.

4 Pemuda Pasuruan Diduga Aniaya 2 Anak di Bawah Umur, Polisi Ungkap Motifnya!

by Dwi Linda
30/05/2026 6:31 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Dugaan kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah Kota Pasuruan. Kali ini empat...

Perkosa.

Remaja di Malang Diduga Perkosa Teman saat Tidur Pulas, Polisi Periksa Saksi-Saksi 

by Dwi Linda
30/05/2026 4:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Insiden dugaan pemerkosaan menimpa seorang remaja berinisial SA, 18, warga Kota Malang, pada Sabtu dini hari (23/05/2026),...

Surabaya

Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Pembuat STNK Palsu

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 6:11 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Jatanras Polrestabes Surabaya bongkar pembuatan STNK Palsu yang dijual melalui media sosial Facebook. Dari tangan pelaku, polisi...

Next Post
tanah gerak di Pasuruan

Fenomena Tanah Gerak Membuat Tembok Rumah Sejumlah Warga Pasuruan Retak

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID