MALANG, Tugujatim.id – Rumah milik Mintardi (60), warga Dusun Suko, Desa Sumberpucung, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, terbakar pada Rabu (27/05/2026) malam. Kebakaran tersebut diduga dipicu kebocoran selang elpiji saat korban sedang memasak di dapur rumahnya.
Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Api pertama kali muncul dari area dapur sebelum akhirnya membesar dan merembet ke bagian rumah lainnya. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut sempat panik karena kobaran api terlihat cepat membesar.
Masak Daging, Selang Elpiji Diduga Bocor dan Picu Kebakaran
Komandan Pleton Damkar Kabupaten Malang, Andik Minarko mengatakan, kebakaran bermula ketika pemilik rumah memasak daging menggunakan kompor gas. Namun, saat proses memasak berlangsung, kompor ditinggalkan dalam kondisi masih menyala.
Menurutnya, api dari kompor kemudian membakar bagian selang elpiji hingga memicu kebocoran gas. Kondisi tersebut membuat api semakin sulit dikendalikan karena dengan cepat menyambar barang-barang yang berada di sekitar dapur.
“Api kemudian semakin membesar dan membakar barang-barang di sekitar dapur hingga merembet ke bangunan rumah,” ujar Andik, Kamis (28/05/2026).
Kobaran api yang terlihat dari luar rumah langsung menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga kemudian berdatangan untuk membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.
Andik menjelaskan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 20.10 WIB. Setelah menerima laporan tersebut, petugas Damkar Kabupaten Malang langsung menuju lokasi dengan membawa satu unit mobil pemadam kebakaran.
“Begitu tiba di lokasi, petugas langsung melakukan proses pemadaman,” katanya.
Baca Juga : Kebakaran Malang Plaza, Diduga Titik Api dari Gedung Bioskop, Lalap Ludes Pusat Elektronik
Damkar Malang Berupaya Cegah Kebakaran Meluas
Petugas berupaya mencegah api semakin meluas ke bagian bangunan lain maupun rumah warga di sekitar lokasi. Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api sudah terlanjur membesar saat petugas datang.
Bangunan yang terbakar diketahui memiliki ukuran sekitar 3 x 5 meter. Petugas membutuhkan waktu hampir satu jam untuk menjinakkan kobaran api hingga benar-benar padam pada pukul 21.23 WIB.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pendinginan di area kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa titik api yang berpotensi memicu kebakaran ulang.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Meski demikian, kerugian materiil akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Mochamad Abdurrochim








