• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kecelakaan maut. (Foto: Polres Pasuruan/Tugu Jatim)

Ilustrasi kecelakaan maut yang menewaskan pelajar di Gempol, Kabupaten Pasuruan, beberapa waktu lalu. (Foto: Polres Pasuruan)

Kecelakaan Maut Sepanjang 2021 di Kabupaten Pasuruan Renggut Nyawa 149 Pelajar

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Sebanyak 149 pelajar di Kabupaten Pasuruan tewas di jalan akibat kecelakaan maut sepanjang 2021. Para pelajar ini kecelakaan baik ketika berkendara sendiri maupun berboncengan dengan orang lain. Sebagian besar dari mereka usianya belum cukup umur dan cakap untuk mengendarai kendaraan bermotor.

Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan Ipda Kunaefi menyatakan, pelajar yang belum berumur 17 tahun belum punya kelayakan mengemudi. Terutama secara psikologis.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

”Mereka jelas belum punya SIM,” ujar Kunaefi saat dikonfirmasi Sabtu (01/12/2021).

Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz menyatakan, jika pada 2021 terjadi peningkatan angka kecelakaan lalu lintas. Tercatat pada 2020, angka kecelakaan lalu lintas terjadi sebanyak 738 kasus. Sementara pada 2021, terjadi kenaikan, 819 kejadian kecelakaan maut.

“Tahun ini ada 221 orang meninggal,” ungkapnya.

Erick menambahkan, penyebab tingginya kasus kecelakaan di Kabupaten Pasuruan dipengaruhi peningkatan mobilitas masyarakat. Apalagi seiring dengan menurunnya angka kasus Covid-19, pemerintah mulai melonggarkan pembatasan kegiatan masyarakat.

”Mobilitas masyarakat yang meningkat tahun ini berdampak pada tingginya angka kecelakaan,” imbuhnya.

Erick juga menyoroti kurangnya kedisiplinan masyarakat dalam berkendara. Menurut dia, masih banyak rambu lalu lintas yang diabaikan. Kelengkapan berkendara seperti helm, spion, dan surat-surat berkendara juga sering disepelekan.

“Banyak juga pelanggaran lalu lintas oleh masyarakat,” ucapnya.

Untuk mengurangi angka kecelakaan di kalangan pelajar, Kunaefi mengimbau agar para orang tua tidak serta merta memberi izin membawa kendaraan anaknya yang masih di bawah umur. Begitu juga para guru mengingatkan muridnya saat di sekolah.

”Ini bukan cuma tugas kepolisian, tapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Tags: Berita angka kecelakaanberita kecelakaanBerita kecelakaan di Pasuruanberita Pasuruanberita Pasuruan hari iniKabupaten PasuruanKecelakaan di Pasuruankecelakaan lalu lintasKecelakaan mautKorban tewas kecelakaan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Vaksinasi anak. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Capaian Vaksin 70 Persen, Kabupaten Pasuruan Bisa Gelar Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Awal 2022

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID