Ketum INAYES Sampaikan 4C di Kampus Unair Surabaya

Ketum DPP INAYES Aldi Prastianto bersama Wakil Walikota Surabaya Armuji dan Ketua BEM Unair Yoga Haryo, menjadi narasumber talkshow vocational leadership di Unair Surabaya, Kamis 24 November 2022. Foto: Ardia Anwar/Tugu Jatim.

Surabaya, Tugujatim.id – Ketua Umum Indonesia Youth Economic and Society (INAYES) menyampaikan pentingnya 4C dalam saat Talkshow Vocational Leadership di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Kamis (24/11/2022). Talkshow dengan tema “Membentuk Mental Leader Menghadapi Revolusi Industri dalam Negeri” menghadirkan Ketum DPP INAYES Aldi Prastianto, Wakil Walikota Surabaya H. Armuji, dan Ketua BEM Unair Yoga Haryo.

Aldi menyampaikan bahwa anak muda Indonesia harus memiliki perilaku 4C. Apa itu? critical, competence, communication, dan collaboration. Yaitu bagaimana anak muda Indonesia memiliki perilaku atau sikap kritis, mempunyai kompetensi yang mumpuni, komunikasi yang baik, dan mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak.

“Anak muda Indonesia harus punya 4C dan diterapkan dalam kehidupan. Karena pada kondisi yang akan datang, yang membangun Indonesia nanti adalah anak muda,” terangnya.

Untuk itu kata Aldi, anak muda saat ini perlu belajar dari apa dan di mana saja. Artinya proses pembelajaran tidak melulu ada di sekolah dan kampus, namun bisa dengan hal lain.

“Salah besar jika anak muda menganggap meraih ilmu hanya bisa di lingkungan akademis sekolah maupun kampus. Justru ilmu yang harus dimiliki seorang leadership yaitu dengan didapat di lingkup organisasi, masyarakat, dan sebagainya,” kata pemuda kelahiran Madura itu.

Pembelajaran di luar sekolah kata Aldi, diharapkan pemuda mampu mengetahui masalah yang terjadi di lingkungan. Yang kemudian dapat dihadapi pemuda itu sendiri, kemudian dapat diselesaikan.

“Kita anak muda harus hadapi itu, dan kita yang menyelesaikan,” imbuhnya.

Seperti halnya INAYES kata dia, mewadahi anak muda, agar mempunyai, mengasah dan meningkatkan kemampuan. INAYES kata dia, membantu mempersiapkan anak muda untuk menghadapi bonus demografi pada tahun 2045 dan pasar bebas 2030.

Narasumber Talkshow Vocational Leadership berfoto bersama para peserta. Foto: Ardia Anwar/Tugu Jatim.

Begitu juga yang disampaikan Armuji, anak muda yang ingin sukses menurutnya perlu memiliki konsistensi dan berani mengambil risiko. Keberanian anak muda melakukan sesuatu kata dia, juga perlu disandingkan dengan perhitungan yang matang.

“Intinya harus berani dulu, berani melangkah ke hal yang lebih sulit, tetapi dengan segala perhitungan yang matang,” ujar Armuji.

Talkshow tersebut terlihat interaktif, sejumlah mahasiswa bertanya dan berdiskusi dengan para narasumber. Hadir juga pada talkshow tersebut, Wakil Dekan III Vokasi Universitas Airlangga Novianto Edi Suharno.