• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
kampung mercon tugu jatim

Sosok Ahmad (50), pengusaha peci yang berhasil merubah stigma buruk Dusun Ngembe, Desa Baujeng, Kabupaten Pasuruan. Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim

Kisah Ahmad Ubah Kampung Mercon Pasuruan Jadi Kampung Peci

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Dusun Ngembe di Desa Baujeng, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, terkenal sebagai salah satu sentra produsen peci atau kopiah. Mayoritas warga Dusun Ngembe menggantungkan hidupnya dari usaha produksi peci. Tak heran jika dusun ini sering dikenal sebagai kampung peci.

Sejak pagi hari, puluhan warga mulai dari remaja hingga dewasa tampak sibuk mengerjakan tugasnya masing-masing. Ada yang memotong kain, melubangi kain, hingga menjahit kain menjadi kopiah. Aktivitas tersebut sudah jadi rutinitas warga di tempat usaha H Ahmad (50), perajin peci di Dusun Ngembe.

You might also like

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

29/05/2026 7:00 AM
Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

27/05/2026 8:08 PM

Namun siapa sangka, sebelum berkembang menjadi Kampung Peci, dulunya Dusun Ngembe dicap sebagai kampung mercon. Ahmad mengingat dulunya setiap menjelang bulan Ramadan, para tetangganya selalu sibuk memproduksi mercon atau petasan.

Karena sudah melekat namanya sebagai kampung mercon, Dusun Ngembe selalu jadi lokasi target operasi polisi. Polisi kerap menyita banyak serbuk-serbuk mesiu hingga petasan siap edar dari rumah-rumah warga. “Sejarahnya dulu di sini memang hampir semuanya warga jadi pembuat mercon,” papar Ahmad, pada Minggu (9/4/2023).

Kala itu, stigma buruk pun kerap diberikan kepada warga Dusun Ngembe. Dusun Ngembe seringkali dianggap sebagai wilayah yang berbahaya dan rawan kejahatan. Orang asing yang masuk Dusun Ngembe selalu diwaspadai oleh warga dan kerap dicurigai sebagai mata-mata yang akan membocorkan praktik produksi mercon.

“Saya kepikiran gimana kalau bikin usaha peci yang mungkin bisa jadi pengganti pekerjaan warga sebelumnya,” ucapnya.

Sejak 1996, Ahmad memutuskan untuk mulai menekuni usaha produksi peci. Mulanya hanya sedikit warga yang mau ikut bekerja dengannya. Bahkan hingga 2000-an awal, hanya ada lima warga yang membantu Ahmad membuat kerajinan peci atau songkok. “Awalnya cuma saya seorang yang bikin peci di sini. Lama-lama mulai ada warga mau belajar, ya saya ajari caranya, ” imbuhnya

Meski sempat jatuh bangun di tahun-tahun awal usahanya, Ahmad tidak menyerah. Keinginannya untuk mengubah stigma kampungnya, menjadi pelecut semangatnya. Dia belajar dari nol cara memasarkan peci hingga menjalin relasi bisnis.

Hingga kini, usaha produksi peci milik Ahmad berkembang pesat. Saat ini, ada sekitar 40 warga Dusun Ngembe yang jadi karyawannya. Tak hanya orang dewasa, Ahmad juga memberi kesempatan kerja bagi remaja yang masih bersekolah di kampungnya. Mereka diperbolehkan ikut membantu produksi peci setengah hari, sepulang sekolah.

“Sekarang warga yang membuat mercon jumlahnya sudah berkurang drastis. Mereka merasakan manfaat dari penghasilannya yang lebih berokah ketika membuat peci,” pungkasnya.

kampung mercon tugu jatim
Meskipun sempat dicap kampung mercon, Dusun Ngembe kini berubah dan terkenal sebagai kampung peci. Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim
Tags: berita Pasuruanberita Pasuruan hari iniKabupaten Pasuruankampung merconkampung peci
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

by Dwi Linda
27/05/2026 8:08 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Duka mendalam menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menyusul insiden ledakan balon...

Biya Agus.

Biya Agus, Magister Fisika yang Viral di TikTok Berkat Pembahasan soal Rezeki bersama Chatour Travel

by Dwi Linda
19/05/2026 4:41 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id - Senin malam (18/05/2026), H Agus Rahman MPd atau yang populer dengan nama Biya Agus Chatour Gresik, sesenggukan...

Mie Cendana.

Atika C. Larasati, Owner Mie Cendana Viral di Malang Kolaborasi Unik bareng Pelaku UMKM Lokal Perempuan

by Dwi Linda
01/05/2026 7:27 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Siapa sih yang nggak mengenal Mie Cendana sebagai salah satu kuliner viral dari Malang, Jawa Timur? Bahkan,...

Next Post
paskah tugu jatim

6 Ribu Jemaat Rayakan Paskah di Gereja Bethany Nginden Surabaya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID