MOJOKERTO, Tugujatim.id – Tumpukan karung yang tampak di tikungan Gotekan jalur Pacet-Cangar bukanlah karung biasa. Benteng karung tertata rapi itu menyimpan kisah kepedulian relawan.
Karung yang banyak berisi sekam ini berdiri lebih dari 1 dekade belakangan. Sudah tak terhitung berapa kendaraan bermotor roda dua yang diselamatkan karung tersebut saat rem sedang blong.
Untuk itu, revitalisasi karung penyelamat ini dilakukan oleh relawan yang masuk dalam Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Mojokerto.
Perbaikan benteng karung ini dilakukan murni berdasarkan rasa kemanusiaan. Tanpa menunggu perintah, benteng karung ini dipantau dan diperbaiki demi keselamatan pengguna jalan bila mengalami rem blong di jalur ekstrem Pacet-Cangar.
Ketua FPRB Kabupaten Mojokerto, Saiful Anam mengatakan bahwa benteng karung di jalur ekstrem ini telah eksis sejak sekira tahun 2013-2014 silam. Relawan sebelumnya stand by di sekitar rest area AMD guna membantu evakuasi bila terjadi peristiwa kecelakaan. Namun, angka rem blong yang meningkat menuntut dicarinya solusi penyelamatan lain pada jalur Pacet-Cangar.
“Pernah coba beberapa bahan, seperti ban bekas, pasir, spons yang tidak terpakai, buat keperluan darurat. Ternyata yang efektif benteng karung sekam ini,” tandasnya, Jumat (10/10/2025).
Benteng karung berisi sekam ini disusun beberapa tumpuk. Begitu kendaraan hilang kendali lalu menabrak benteng ini, laju kendaraan dapat berkurang secara drastis. Langkah ini dapat mengurangi fatalitas kecelakaan yang timbul.
“Sudah banyak yang tertolong. Setiap akhir pekan kami pantau, bila rusak langsung diperbaiki,” urai Anam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








