• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Suasana Hawai Waterpark di Kota Malang yang sepi pengunjung. Ketika buka, justru mereka merugi. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim) pandemi covid-19

Suasana Hawai Waterpark di Kota Malang yang sepi pengunjung. Ketika buka, justru mereka merugi. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Kisah Tempat Wisata di Masa Pandemi: Tutup Tak Ada Pemasukan, Buka Malah Rugi

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Sektor pariwisata bisa dibilang salah satu yang paling terpukul saat pandemi Covid-19 berkecamuk. Tutup tak ada pemasukan, namun bila buka justru malah merugi karena beban operasional. Ya, setidaknya hal tersebut terlihat di salah satu wisata di Kota Malang, Hawai Waterpark Malang.

Bagaimana tidak, sejak dibuka Sabtu (11/9/2021) lalu, tempat wisata air di Kota Malang ini menghadapi dilema karena sepinya pengunjung.

You might also like

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

20/07/2026 8:41 AM

Ditambah lagi, semua wisata di Malang Raya juga dilarang beroperasi sejak PPKM Darurat diberlakukan, termasuk Hawai Waterpark. Artinya, mereka tak memiliki pemasukan sama sekali. Namun, setelah diizinkan beroperasi, nyatanya Hawai Waterpark malah merugi.

Corporate Communication Hawai Group, Andi Prasetyo menjelaskan bahwa sebenarnya antusias masyarakat cukup tinggi untuk berkunjung di Hawai Waterpark. Namun lantaran terbentur peraturan pembatasan usia pengunjung, mayoritas pengunjung yang datang ditolak masuk karena membawa anak dibawah usia 12 tahun.

“Pembatasan usia sangat mempengaruhi jumlah pengunjung. Hampir 90 persen pengunjung kami kita tolak karena pembatasan usia,” ujarnya, Rabu (29/9/2021).

Dari pembatasan usia itu menurutnya, kini rata rata jumlah kunjungan di Hawai Waterpark sejak dibuka hanya mencapai 50 orang perhari. Kunjungan itu jauh dari target yang ditetapkan agar bisa menutupi biaya operasional Hawai Waterpark.

“Sejauh ini masih sedikit pengunjung yang datang, rata rata hanya 50 perhari. Jadi masih sangat jauh dari target kami. Kami dibatasi maksimal pengunjung 25 persen dari kapasitas, kapasitas kita 8 ribu pengunjung. Managemen instruksinya menarget 10 persen kapasitas atau 800 pengunjung,” jelasnya.

Sementara itu, dia mengaku bahwa jumlah kunjungan yang ada tidak bisa menutupi biaya operasional. Untuk itu, dia memastikan bahwa pembukaan dengan aturan pembatasan usia ini justru membuat pihaknya merugi.

“Kalau secara kasat mata, dilihat itu sangat jauh dari kebutuhan pengeluaran kita. Tapi kita adalah satu dari 20 tempat wisata yang direkomendasikan Kemenparekraf RI, maka kita tetap buka. Karena kita menghargai dan bangga juga sebagai satu dari 20 wisata yang direkomendasikan itu. Walaupun itu jelas rugi,” paparnya.

“Sekarang bayangkan saja yang datang hanya sekitar 50 hingga 60 pengunjung, kadang kalau malam minggu hanya 100 orang. Untuk menutup biaya operasional minimal saja tidak bisa menutupi,” imbuhnya.

Dia berharap pemerintah bisa mengizinkan anak di bawah usia 12 tahun bisa masuk ke lokasi wisata. Karena wahana wisata di Hawai Waterpark mayoritas merupakan wahana bagi anak anak.

“Antusias masyarakat sejauh ini sangat antusias, tapi terbentur aturan, anak dibawah usia 12 tahun tidak boleh. Artinya ketentuan itu yang menjadikan masyarakat enggan berwisata. Kalau ditanya ingin, pasti masyarakat ingin berwisata,” ujarnya.

Tags: berita malangberita Malang hari iniHawai WaterparkKota MalangMalangpandemiPPKMWisata
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Next Post
Wakil Rektor 3 UMM, Dr Nur Subeki saat memberikan motivasi di acara Tugu Media Goes to Campus yang digelar secara virtual, Rabu (29/9/2021). (Foto: Dokumen) tugu jatim

Tugu Media Goes to Campus, Warek UMM Tekankan Literasi Digital dan Inovasi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID