Klaster Perkantoran Meningkat, Pemkot Surabaya Adakan Swab Hunter

  • Bagikan
Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana. (Foto: Pemkot Surabaya) ppkm mikro surabaya
Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana. (Foto: Pemkot Surabaya)

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemkot Surabaya memastikan akan terus menyisir setiap sudut perkotaan untuk memastikan bahwa protokol kesehatan tetap berjalan. Swab Hunter nantinya juga masuk di wilayah perkantoran yang merupakan lokasi kluster baru COVID-19 di Surabaya.

“Maka dari itu, kita giatkan lagi tim Swab Hunter dan tadi laporan terakhir banyak ditemukan klaster perkantoran, sehingga nanti akan menyasar di wilayah kantor juga,” tutur Whisnu Sakti, Plt Wali Kota Surabaya saat ditemui pewarta di lokasi kerjanya, Selasa (05/01/2021).

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Bila ditemukan kasus terkonfirmasi COVID-19, maka Pemkot Surabaya tidak hanya menyisir lokasi itu, melainkan tempat-tempat perkantoran di sekitar (atau perkantoran dari orang yang terkonfirmasi COVID-19) juga akan menjadi rujukan tim Swab Hunter untuk memastikan status COVID-19 di tempat itu.

Baca Juga: Tanaman Hias Paling Tren 2020 yang Bisa Ditanam Tanpa Bingung Lahan Luas

“Kalau ada pasien terkonfirmasi selain kita lakukan Swab Test di tempat tinggalnya, kita juga Swab Test Massal di kantornya. Jadi, untuk mengurangi kasus penyebaran agar tidak bertambah banyak,” terang Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti, pada pewarta di Surabaya.

Sedangkan, Wakil Sekretaris IV Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya yang sekaligus Kepala BPB Linmas, Irvan Widyanto, menjelaskan hal yang sama bahwa tim Swab Hunter akan melakukan tes massal dan lokasi perkantoran yang terkait.

“Sampai saat ini, Perwali 67 masih tahap sosialisasi dan ke depannya akan memasuki tahap penindakan, sehingga jika di tempat kerja itu banyak ditemukan pelanggaran, maka akan dilakukan sanksi sesuai Perwali 67,” tegas Wakil Sekretaris IV Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya tersebut.

Sampai saat ini, Irvan masih berupaya mengingatkan dan mensosialisasikan pada warga Surabaya agar tidak kendor dan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam berbagai situasi sehari-hari. Menurutnya, vaksin terbaik adalah perilaku tertib dan sehat itu sendiri. (Rangga Aji/gg)

  • Bagikan