Komisi D DPRD Malang Dorong Percepatan Realisasi Bank Plasma Konvalesen Tugu Media Group - Tugujatim.id

Komisi D DPRD Malang Dorong Percepatan Realisasi Bank Plasma Konvalesen Tugu Media Group

  • Bagikan
Ketua Komisi D DPRD Kota Malang H. Wanedi ingin Bank Plasma Konvalesen di Kota Malang cepat terealisasi. (Foto:Dokumen/Tugu Jatim)
Ketua Komisi D DPRD Kota Malang H. Wanedi ingin Bank Plasma Konvalesen di Kota Malang cepat terealisasi. (Foto:Dokumen)

MALANG, Tugujatim.id – Upaya mewujudkan Bank Plasma Konvalesen “Dari Malang Untuk Indonesia” yang digagas Tugu Media Group (membawahi tugumalang.id dan tugujatim.id), mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak, tak terkecuali dari DPRD Kota Malang.

Seperti diketahui, terapi plasma konvalesen menjadi alternatif pemulihan Covid-19 yang mulai banyak digunakan. Namun, seiring dengan lonjakan kasus positif harian baru-baru ini, kebutuhan akan plasma konvalesen meningkat tajam.

Tingginya kebutuhan ini tidak sebanding dengan ketersediaan plasma konvalesen di unit-unit Palang Merah Indonesia (PMI). Karena itu, membuat Bank Plasma Konvalesen dirasa perlu sebagai bagian dari upaya penanganan Covid-19.

Seperti yang dikatakan Ketua Komisi D DPRD Kota Malang H. Wanedi, bahwa Wali Kota Malang selaku Ketua Satgas Covid-19 harus segera melakukan berbagai langkah diskresi di tengah situasi krisis ini. Salah satunya, bisa diawali dari menggenjot jumlah plasma konvalesen ini.

Menurut dia, kendala kekurangan stok plasma ini berangkat dari minimnya sosialisasi terhadap para penyintas untuk berdonor. Artinya, pemkot kurang proaktif dalam hal ini.

”Padahal, bisa juga langsung dilakukan jemput bola karena pasti sudah ada datanya, tinggal dihampiri ke rumahnya dan diberi motivasi agar mau berdonor,” terang Wanedi, Kamis (29/07/2021).

Sejauh pengamatan Wanedi sendiri membuktikan bahwa selama ini ternyata ada banyak sekali kelompok masyarakat yang siap untuk berdonor, tapi tidak tahu mau ke mana.

”Kalau pemerintah siap, masyarakat tentu juga akan siap. Apalagi ini bicara soal kemanusiaan, tentu jika mendengar ada yang membutuhkan, pasti mereka siap berdonor,” jelas dia.

Ketua Komisi D DPRD Kota Malang H. Wanedi di acara FGD Tugu Media Group membahas realisasi Bank Plasma Konvalesen, Senin (26/07/2021). (Foto: Dani/Tugu Media Group)
Ketua Komisi D DPRD Kota Malang H. Wanedi di acara FGD Tugu Media Group membahas realisasi Bank Plasma Konvalesen, Senin (26/07/2021). (Foto: Dani/Tugu Media Group)

Dengan kehadiran Bank Plasma Konvalesen ini, masyarakat bisa langsung punya satu jujukan jika sewaktu-waktu membutuhkan. Jika terealisasi, ini bisa jadi langkah baru dari Malang untuk Indonesia dan menjadi percontohan.

”Sebenarnya, dukungan sudah mengalir dari mana-mana. Sepanjang untuk rakyat, kami akan dukung kok, baik dari segi kebijakan atau anggaran. Kami dukung sekali jika di Malang sampai ada bank plasma,” ujarnya.

Wanedi menambahkan, di tengah situasi darurat kesehatan ini, langkah diskresi dari segi refocusing anggaran juga perlu segera diketok palu. Dia berharap pemkot fokus menangani laju penyebaran virus ini.

”Kalau kegiatan itu tidak urgen digeser dulu, kan gak masalah. Lagipula, soal anggaran kan kemarin sudah ada refocusing sampai Rp 10,3 miliar untuk penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, itu artinya, semua komponen di bawah sudah siap.

“Tinggal sekarang, God Will. Keputusan ada di Pemkot Malang. Saya harap ada kemajuan yang progresif dalam penanganan dampak pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Terpisah, salah seorang penyintas di Malang, Ari Arifin, 53, mengaku siap berdonor jika sewaktu-waktu ada yang membutuhkan plasma konvalesen. Menurut dia, sebagai penyintas, berdonor adalah kewajiban untuk kemanusiaan.

”Apalagi di tengah situasi sulit kayak gini ya, Mas. Saya kira wajib bagi kita untuk berdonor. Waktu pertama dapat kabar ada bank plasma ini, saya langsung klik. Saya siap untuk berdonor,” tegasnya.

  • Bagikan