• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait bersama 2 korban kekerasan seksual saat jumpa pers di Kota Batu, Sabtu (19/06/2021). (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait bersama 2 korban kekerasan seksual saat jumpa pers di Kota Batu, Sabtu (19/06/2021). (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Komnas PA Ungkap: Founder SMA SPI Kota Batu Lancarkan Kekerasan Seksual di Rumah Pribadinya

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) mengungkap fakta baru terkait dugaan kekerasan seksual terhadap siswa SMA SPI Kota Batu. JE, founder SMA SPI, diduga melancarkan aksi kekerasan seksual di rumah pribadinya di Surabaya.

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait saat berada di Kota Batu menuturkan, JE diduga menjalankan aksinya dengan modus memberi training motivasi terhadap siswa di rumah pribadinya di Surabaya.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

“Praktek kejahatan seksual dilakukan JE di rumah pribadinya, tepatnya di ruang privasi. Selain itu, juga di tempat-tempat seperti yang dia inginkan,” ujarnya Sabtu (19/06/2021).

Menurut Arist, JE melancarkan aksinya berkali-kali dan secara terencana. Korban diajak ke Surabaya selama beberapa hari dengan alasan akan diberi motivasi. Menurut dia, hal itu dilakukan JE sebagai upaya pendekatan terhadap korbannya.

“Ini TKP baru yang harus diselidiki Polda Jatim selain di lingkungan SMA SPI, bahkan sampai di luar negeri,” paparnya.

Sementara itu, salah satu korban kekerasan seksual mengungkapkan, JE selalu menunjukkan kemewahan yang dimiliki untuk memotivasi peserta didik sebelum melancarkan aksinya.

“Kalau di rumah pribadi itu memang besar dan mewah. Biasanya JE ini selalu menyampaikan, apakah kamu punya impian seperti Koko yang punya rumah mewah dan besar? Jadi, di sana kami di-training untuk membangun impian,” paparnya.

Menurut dia, jumlah siswa yang diajak ke Surabaya ini bervariasi, sekitar 7-12 siswa. Dia mengatakan, siswa diberikan kaderisasi kepemimpinan untuk membentuk pemimpin masa depan SMA SPI.

“Biasanya dibawa ke Surabaya sekitar 3-5 hari. Beberapa kali memang bersama pembina sekolah, beberapa kali hanya dengan JE. Biasanya kebanyakan perempuan yang dibawa ke sana, tapi juga ada 1-2 laki-lakinya,” bebernya.

Dia menceritakan, JE memanggil satu per satu siswa untuk berdiskusi masalah impian. Dia mengatakan, siswa yang mayoritas dari kalangan yatim piatu dan kurang mampu tersebut dimanfaatkan keluguan dan kepolosannya.

“Kami tahu modusnya dan cara mendidik JE itu sudah gak bener. Kami yang yatim piatu dan kurang mampu pastinya bangga saat dipanggil motivator yang luar biasa ini. Dari situlah yang awalnya kami masih lugu dan tidak tahu apa-apa, masuk di situ, berbahayanya di situ,” bebernya.

Dia berharap, terduga pelaku JE segera ditangkap dan diadili secara hukum. Sehingga tidak ada lagi kejahatan kekerasan seksual di SMA SPI Kota Batu. Dia juga berharap ada evaluasi dan perbaikan sistem pembelajaran di sekolah boarding school itu.

“Ini bukan kepentingan kami pribadi, tapi justru kami memperhatikan bagaimana nasib adik-adik yang masih ada di dalam sekolah. Karena kalau tidak segera dihentikan, nanti akan banyak korban lagi,” ungkapnya.

 

Tags: Alumnus SPI Kota BatuBerita terbaru SMA SPIKasus pelecehan seksual SPIKota BatuPengelola SPISMA SPI Kota BatuSurabayaTKP kekerasan seksual
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Ilustrasi orang yang resah. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Aksi Pinjol Meresahkan Mahasiswa Bojonegoro, Mulai Diteror hingga Ditagih Utang Nomor Tak Dikenal

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID