JEMBER, Tugujatim.id – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jember menggelar rapat koordinasi terakhir menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 yang dimulai 28 Juni hingga 3 Juli mendatang.
Rapat yang dipimpin Kepala Dispora Edy Budi Susilo ini menjadi momentum konsolidasi akhir sebelum 252 atlet dan pelatih official turun berlaga mewakili Kabupaten Jember. Beberapa tim sudah mulai unjuk kemampuannya sebelum porprov resmi dibuka.
Seperti tim basket Jember tercatat sebagai rombongan pertama yang berangkat menuju Malang, salah satu dari tiga kota yang menjadi venue porprov kali ini. Setidaknya, Pemerintah Kabupaten Jember mengalokasikan anggaran sekitar Rp3,1 miliar dari dana APBD untuk mendukung partisipasi kontingen di ajang bergengsi ini.
Dana tersebut akan menanggung seluruh kebutuhan operasional, mulai dari transportasi, akomodasi hotel, konsumsi, hingga uang saku atlet. Sedangkan bonus bagi atlet peraih medali belum termasuk.
“Semua sudah kami cover, transportasi, hotel, konsumsi, dan uang saku. Atlet tugasnya tinggal berlatih dan bertanding serta menjaga kesehatan,” tegas Edy pada Selasa (10/06/2025).
Sistem pencairan uang saku akan dilakukan bertahap setiap tiga hari, dimulai dari 28 Juni saat pembukaan resmi. Untuk atlet yang bertanding sebelum tanggal tersebut, semua kebutuhan sudah dijamin ditanggung penuh pemerintah daerah.
Baca Juga: Perhatikan Performa Atlet Porprov Jatim IX 2025, KONI Jember Pilih Akomodasi Strategis
Selain dukungan finansial, dispora juga telah menyiapkan perlengkapan lengkap untuk seluruh kontingen. Pada hari yang sama dengan rapat koordinasi, dilakukan pembagian sarana-prasarana berupa topi, jaket, jersey, training, hingga sepatu untuk para atlet.
Antisipasi masalah kesehatan, Edy mengungkapkan telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember untuk menempatkan tim medis di tiga lokasi berbeda. Itu dilakukan dengan mempertimbangkan jarak venue. Tim kesehatan akan bertugas di Kabupaten Malang menangani 10 cabang olahraga, Kota Malang dengan 15 cabang olahraga, dan Kota Batu dengan 8 cabang olahraga.
“Kalau hanya satu tim, kasihan terlalu jauh untuk wira-wiri. Makanya kami bagi tugas di tiga lokasi tersebut,” jelas Edy.
Tim medis juga disiapkan membawa vitamin dan suplemen tambahan untuk mendukung performa atlet selama kompetisi berlangsung.
Target Ambisius: 26 Medali Emas
Kabupaten Jember menetapkan target perolehan 26 medali emas pada Porprov Jawa Timur IX 2025. Angka ini menjadi target maksimal, sementara target minimal ditetapkan 21 medali emas. Selain itu, medali perak didapat sebanyak 26 dan 29 perunggu.
Target tersebut tampaknya ambisius mengingat persaingan ketat dengan kabupaten/kota lain di Jawa Timur. Namun, dengan persiapan yang diklaim matang dan dukungan anggaran yang tidak sedikit, optimisme kontingen Jember untuk meraih prestasi terbaik cukup beralasan.
Ajang ini menjadi seleksi atlet terbaik yang nantinya akan mewakili Jawa Timur di Pekan Olahraga Nasional (PON). Keberhasilan kontingen Jember di ajang ini tentu akan menjadi tolok ukur efektivitas investasi olahraga daerah yang tidak sedikit jumlahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








