Korsleting Listrik Picu Kebakaran, Sebuah Toko di Grabagan Tuban Hangus Terbakar - Tugujatim.id

Korsleting Listrik Picu Kebakaran, Sebuah Toko di Grabagan Tuban Hangus Terbakar

  • Bagikan
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Tuban berusaha memadamkan api yang melahap bangunan toko di Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, Selasa (9/3/2021). (Foto: Humas BPDB Tuban)
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Tuban berusaha memadamkan api yang melahap bangunan toko di Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, Selasa (9/3/2021). (Foto: Humas BPDB Tuban)

TUBAN, Tugujatim.id – Sebuah toko di Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban hangus terbakar Selasa (9/3/2021). Diduga, kebakaran yang kerugiannya ditaksir mencapai Rp 35 juta ini terjadi akibat dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

Peristiwa kebakaran itu sendiri berawal saat pemilik toko Mustari (62) warga setempat menjaga toko seperti biasanya. Kemudian tanpa disangka-sangka muncul api. ‘Si jago merah’ dengan cepat melahap rumah dan seisi toko. Beruntung, dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dan hanya luka ringan saja.

“Satu korban luka-luka di bagian kedua tangannya ,” terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Yudi Irwanto lewat pesan singkatnya.

Yudi menambahkan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga sekitar pukul 10 pagi, bahwa terjadi kebakaran di wilayah Grabagan. Kemudian, dengan gerak cepat pihaknya mengirimkan petugas yang berada di Pos Kecamatan Rengel.

“ Satu unit kendaraan pemadam kita terjunkan untuk memadamkan api,” tambah Yudi.

Kebakaran Berhasil Dipadamkan dalam Waktu Setengah Jam

Api berhasil dipadamkan selang setengah jam berikutnya, api berhasil dijinakkan. Petugas tetap melakukan penyemprotan di bagian barang-barang yang terbakar agar tidak menyulut lagi ke bagian lainnya

“Bangunan permanen yang terbakar pada bagian atap dan hampir seluruh isi rumah ikut terbakar. Yang tersisa hanya tembok bangunan rumah saja,” ungkap mantan Kabag Umum Setda Tuban ini.

“Sedangkan kerugian ditaksir sekitar Rp 35 juta. Sebab bangunan dan isi toko ludes terbakar,” lanjutnya.

Warga bersama pemerintah desa setempat, BPBD Tuban, dan aparat lainnya kini membantu membersihkan material rumah yang terbakar.

Yudi mengimbau kepada masyarakat untuk memeriksa jaringan listrik yang berada di atap rumah, terutama jika kondisinya sudah lama. Hal tersebut dimaksudkan agar tidak terjadi kebakaran akibat korsleting listrik. (Mochamad Abdurrochim/gg)

  • Bagikan