TUBAN, Tugujatim.id – Pemerintah telah menetapkan kuota haji nasional 2025 sebanyak 221.000 jamaah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 203.320 jamaah diperuntukkan bagi haji reguler, sementara 17.680 kuota dialokasikan untuk haji khusus. Jawa Timur sendiri mendapat jatah sebanyak 35.152 jamaah.
Plt Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Tuban Moh. Ansori menjelaskan, pihaknya masih menunggu hasil verifikasi tahap ketiga. Namun, kuota haji diproyeksikan sebanyak 1.095 calon jamaah asal Tuban akan diberangkatkan pada musim haji tahun ini.
Dari 1.095 calon jamaah haji tersebut, terdapat 32 calon jamaah lanjut usia (lansia), meski hanya 12 di antaranya yang dipastikan siap berangkat. Calon jamaah lansia termuda berusia 84 tahun. Selain itu, ada pula 473 calon jamaah yang masuk dalam daftar cadangan.
“Kalau verifikasi tahap ketiga kemarin, ya sekitar 1.095 calon jamaah. Kemungkinan masih bisa bertambah, melihat cadangannya juga lumayan banyak,” tuturnya, Selasa (07/01/2025).
Namun, tidak semua calon jamaah dapat melanjutkan proses keberangkatan. Hingga saat ini, sebanyak 59 calon jamaah haji asal Tuban terpaksa menunda keberangkatan karena alasan tertentu, termasuk kondisi kesehatan atau meninggal dunia.
“Calon jamaah yang menunda keberangkatan wajib melampirkan surat pernyataan penundaan untuk memastikan status mereka tetap tercatat,” ucapnya.
Ansori menambahkan, berbagai persiapan administratif seperti paspor dan bio visa sudah selesai dilakukan. Namun, vaksin meningitis sebagai syarat keberangkatan baru akan dilakukan dua minggu sebelum pemberangkatan. Biaya vaksin ini ditanggung secara mandiri oleh calon jamaah.
“Kami saat ini juga masih menunggu Keputusan Presiden terkait keberangkatan haji 2025,” ujar Ansori.
Harapan dan Kesiapan Jamaah
Dengan persiapan yang hampir rampung, calon jamaah haji Tuban diharapkan dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar. Selain persiapan dokumen dan kesehatan, calon jamaah diimbau untuk mempersiapkan fisik dan mental demi menjalankan ibadah di Tanah Suci dengan baik.
Ansori juga menegaskan pentingnya koordinasi antara jamaah, petugas haji, dan Kemenag untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana.
Baca Juga: Buntut Pajak Hotel Java Lotus Jember Nunggak Rp3,7 Miliar, DPRD Endus Dugaan Manajemen yang Buruk
“Kami siap memberikan layanan terbaik agar calon jamaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman,” tutupnya.
Sebagai informasi, pada 2024, jumlah jamaah haji asal Tuban yang diberangkatkan mencapai 1.157 orang, yang terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter), yakni kloter 11, 12, dan 13.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








