MOJOKERTO, Tugujatim.id – Jajaran pejabat Komisioner Bawaslu Kabupaten Mojokerto hingga Rabu (16/08/2023) masih kosong. Sebab, Bawaslu RI sendiri menunda pengumuman dan pelantikan calon anggota terpilih Bawaslu tingkat kabupaten atau kota.
Kekosongan komisioner pada tingkat kabupaten atau kota untuk sementara diisi oleh jajaran Bawaslu tingkat provinsi. Hal ini dikonfirmasi oleh Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Mojokerto Agastya Yoga Rinaldhy.
“Masih kosong karena pengumuman dan pelantikan calon anggota ditunda, untuk sementara di-handle oleh Bawaslu Provinsi Jatim. Sesuai rapat koordinasi 15 Agustus 2023,” ujar Agastya kepada Tugu Jatim, Rabu (16/08/2023).
Agastya menambahkan, Kabupaten Mojokerto sendiri masuk dalam wilayah 5. Dalam kategori wilayah ini terdapat wilayah lain yang turut ditangani oleh Bawaslu Provinsi Jatim. Wilayah tersebut adalah Mojokerto, Kota Mojokerto, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, dan Gresik.
“Sesuai peraturan yang berlaku. Saat mengalami kekosongan akan ditangani sementara oleh bawaslu setingkat di atasnya. Dalam hal ini Bawaslu Jatim,” tambah Agastya.
Bawaslu Jatim menunjuk Nur Elya Anggraini sebagai ketua Koordinator Wilayah 5 serta Rusmifahrizal Rustam sebagai wakil Koordinator Wilayah 5. Keduanya untuk sementara bertugas di wilayah 5 hingga calon anggota terpilih Bawaslu tingkat kabupaten atau kota diumumkan dan dilantik.
Seperti diketahui, Bawaslu RI memutuskan menunda pengumuman dan pelantikan komisioner Bawaslu tingkat kabupaten atau kota. Dengan demikian, sebanyak 514 kabupaten atau kota mengalami kekosongan pejabat Bawaslu.
Awalnya Bawaslu RI akan mengumumkan anggota terpilih pada 12 Agustus 2023 dan melantiknya pada 14 Agustus 2023. Namun, Bawaslu RI kemudian mengubah jadwal pengumuman dan pelantikan anggota terpilih pada 16-20 Agustus 2023. Sementara itu, masa jabatan dari anggota Bawaslu kabupaten atau kota periode sebelumnya selesai pada 14 Agustus 2023.
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








