• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Digitalisasi koperasi di tengah pandemi seperti sekarang perlu dilakukan.

Digitalisasi koperasi di tengah pandemi seperti sekarang perlu dilakukan. (Foto: Pixabay)

Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Koperasi di Tengah Pandemi

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in Bisnis, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Malang – Pandemi COVID-19 memaksa seluruh sektor ekonomi mulai membangun sistem baru untuk bertahan melalui krisis. Indonesia sendiri saat ini diprediksi sudah di ambang resesi.

Di saat inilah, koperasi sebagai salah satu sektor terdampak juga dituntut untuk bersiasat. Langkah jitunya dengan melakukan digitalisasi.

You might also like

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

20/07/2026 12:04 PM
Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM

Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Sri Untari Bisowarno, mengungkapkan menghadapi babak baru ini, dia mengajak seluruh koperasi untuk saling bersinergi membentuk jejaring baru di dunia digital. Ini penting, kata dia, agar koperasi tetap eksis dan mampu beradaptasi dengan zaman.

”Kalau tidak, bisa-bisa ditinggal orang dan koperasi tinggal fosil. Di Indonesia, koperasi yang merambah digitalisasi baru 10-15 persen. Jadi jangan hanya ngresulo (mengeluh) tapi juga otokritik, harus berbenah,” ungkap Sri, Rabu (7/10/2020).

Selama ini, lanjut dia, pemerintah sudah mengalokasikan dana pemulihan ekonomi nasional sebesar 1 triliun dari total 126 triliun untuk koperasi pemerintah.

Sejumlah langkah juga dilakukan. Seperti relaksasi pajak hingga bantuan pinjaman modal melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

”Sekarang tinggal di kita. Koperasi juga harus aware dengan perkembangan zaman. Digitalisasi mutlak menjadi satu-satunya jalan dengan membuka pasar baru, buat marketplace sendiri,” katanya.

Dia mencontohkan, proses digitalisasi sendiri sudah dikembangkan Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) binaannya di Kota Malang, Jawa Timur. SBW dibuatkan aplikasi situs marketplace bernama SBW Mart. Disana, anggota koperasi bisa bertransaksi online hingga menawarkan produk UMKM-nya.

SBW Mart sendiri sudah berjalan sejak 2018 silam. Harapannya, koperasi lain bisa mengikuti jejak serupa hingga kemudian berkembang secara nasional.

”Berbasis digital, pasarnya semakin luas bahkan bisa juga dikembangkan bermitra dengan transportasi online. Kan bagus kayak marketplace lainnya,” ujarnya.

Wanita yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini, kini sedang getol untuk mendorong kesadaran dan SDM anggota untuk melek digital.

Dari 7 ribu anggota koperasi SBW, 4 ribu orang masih menggunakan ponsel lama (bukan android).

”Padahal itu lebih efisien dan menghemat biaya cukup besar. Dalam kondisi ekonomi melambat seperti sekarang, ini sangat relevan,” tambahnya.

Dia menambahkan, antisipasi resesi juga harus mendapat sokongan dari pemerintah. Salah satunya yakni dengan menguatkan anggota koperasi dari perekonomian mikro hingga super mikro seperti pedagang kaki lima (PKL).

”Back up pemerintah untuk mencegah resesi harus kuat untuk menggeliatkan permodalan kembali. Saya usulkan untuk pengurangan bunga 3 persen, kalau perlu diberi masa tenggang agak panjang,” imbuhnya.

Dengan begitu, dia berharap, dunia koperasi di Indonesia mampu bangkit. Tidak hanya bangkit menghadapi pandemi tapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman.

”Koperasi harus tetap ada karena dia tidak capital based, tapi member based. Prinsipnya one man, one food. Kesejahteraan semua terdistribusi merata,” tutupnya. (azm/zya)

Tags: bisniskoperasiMalangusaha
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Next Post
KPK ingatkan pengembang perumahan di Malang untuk serahkan kewajiban PSU mereka.

KPK Ingatkan Pengembang Perumahan di Malang untuk Serahkan PSU ke Pemda

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID