MOJOKERTO, Tugujatim.id – Penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto sudah melebihi kapasitas (over capacity). Akibatnya, pengawasan ketat terus diterapkan petugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban di area Lapas Mojokerto.
Sejak pekan sebelumnya, serangkaian patroli rutin, termasuk razia hingga pengecekan titik-titik vital makin diperketat tim pengamanan di seluruh area Lapas Mojokerto. Langkah ini ditempuh karena jumlah narapidana dan tahanan di lapas tersebut sudah tembus seribu orang.
Baca Juga: Jejak Sejarah di Lapas Mojokerto: Kamar Tahanan KH Hasyim Asy’ari
Tidak hanya memeriksa secara rutin, 9 tim pengamanan juga turut menggeledah dan mendata sejumlah permasalahan narapidana di dalam kamar. Termasuk pula, penggeledahan di kamar Lapas Mojokerto dari benda-benda terlarang maupun aktivitas mencurigakan. Hal ini demi menjaga ketertiban dan keamanan.
Petugas keamanan juga rutin mengecek kondisi terkini area lapas melalui kamera pengawas alias Close Circuit Television (CCTV) di tiap sudut bangunan. Lalu, tamu pengunjung, terutama keluarga warga binaan juga diperiksa secara ketat baik fisik maupun barang bawaan sebelum bisa membesuk warga binaan.
Upaya Lapas Atasi Kelebihan Jumlah
Sementara itu, Kalapas Mojokerto Rudi Kristiawan menerangkan bahwa upaya-upaya ini dilakukan karena jumlah warga binaan lapas sudah melebihi kapasitas. Idealnya, bangunan lapas yang berdiri sejak 1927 silam ini dihuni maksimal 344 warga binaan. Namun, ternyata jumlah warga binaan lapas sudah tembus hingga 1.029 napi maupun tahanan titipan.
’’Sudah tembus seribu dan petugas kami total berjumlah 83 orang dengan 9 di antaranya regu atau tim pengaman,’’ kata Rudi, Senin (14/04/2025).
Guna menanggulangi potensi gangguan, 536 napi dan 493 tahanan juga diperiksa dan didata perihal masalah mereka selama di lapas. Keluhan termasuk aspirasi mereka juga didengar dan ditampung untuk membangun suasana kondusif. Cara ini ditempuh sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini dari gangguan keamanan.
’’Kami ingin memastikan seluruh warga binaan dalam kondisi tertib, aman, serta tidak menemui kendala serius ketika menjalani masa pidana,’’ tutup Rudi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








