MOJOKERTO, Tugujatim.id – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Jawa Timur berkomitmen penuh memberi pendampingan hukum atas kasus janggal kematian M. Alfan, siswa SMK Raden Rahmat Mojosari Mojokerto. Keputusan keluarga menggandeng LBH Ansor Jatim menjadi bentuk nyata perjuangan mereka untuk menuntut transparansi dan keadilan.
“Kematian pelajar seperti Alfan seharusnya menjadi perhatian seluruh pihak. Polres Mojokerto harus serius mengusut kasus ini. Negara wajib hadir untuk memastikan bahwa proses hukum berjalan secara jujur, terbuka, dan tidak menutupi fakta-fakta. Jangan sampai keadilan hanya berpihak pada yang kuat, sementara suara seorang ibu yang kehilangan anaknya dibiarkan tenggelam dalam kesedihan dan ketidakpastian,” tegas Ketua LBH Ansor Jatim Mohammad Syahid, Selasa (10/06/2025).
Baca Juga: Kasus Jual Beli Jabatan, Sidang Tuntutan BIN Gadungan di Mojokerto Ditunda
Syahid melanjutkan, adanya kasus ini merupakan panggilan moral bagi semua pihak.
“Keadilan harus ditegakkan, dan kebenaran tidak boleh dikubur bersama jasad korban,” tandasnya.
LBH Ansor Jatim turut menyerukan agar kepolisian membuka kembali penyelidikan kasus kematian Alfan secara transparan, dengan melibatkan pengawasan internal seperti Wasidik maupun Bidpropam. LBH Ansor Jawa Timur juga mendorong ruang partisipasi publik atas kasus ini.

“Hal ini penting untuk menjawab keresahan masyarakat dan memastikan bahwa tidak ada lagi korban yang diperlakukan tanpa perlindungan hukum yang adil,” ujar Syahid.
Sementara sebelumnya, keluarga Alfan, remaja yang ditemukan tewas mengambang di Sungai Brantas mengajukan permohonan ekshumasi ke polisi. Pengajuan pembongkaran makam almarhum ini ditempuh karena pihak keluarga menduga Alfan mendapat tindak kekerasan sebelum meninggal dunia.
Kuasa hukum keluarga korban, Ahmad Muhlisin mengatakan, kliennya telah berkirim permohonan resmi ke Polres Mojokerto, Rabu (04/06/2025).
“Surat (permohonan ekshumasi) sudah kami kirimkan, isinya tentang permohonan pembongkaran makam atau ekshumasi,” ungkapnya, Rabu (04/06/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








