• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tumpeng gunung yang menjadi tradisi ruwat desa di Kelurahan Dukuh Pakis. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Tumpeng gunung yang menjadi tradisi ruwat desa di Kelurahan Dukuh Pakis. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Lestarikan Adat di Tengah Perkotaan, Warga Dukuh Pakis Surabaya Gelar Ruwat Desa

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Meski Surabaya menjadi wilayah perkotaan dengan masyarakat yang cenderung individualis, tapi tak sedikit pula warganya yang masih melestarikan tradisi leluhur.

Seperti warga Kelurahan Dukuh Pakis, Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya, Jawa Timur. Mereka menggelar bersih desa atau dalam tradisinya disebut “Ruwat Desa”.

You might also like

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

21/05/2026 3:32 PM
Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

11/04/2026 3:25 AM
WhatsApp Image 2023 08 06 at 15.36.12
Kemeriahan pawai dan pertunjukkan kebudayaan yang mewarnai perayaan bersih desa di Kelurahan Dukuh Pakis Surabaya, pada Minggu (6/8/2023). Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Minggu (5/8/2023) sejak pukul 07.00 WIB berkumpul di Dukuh Pakis Gang 5, ratusan warga sudah mulai bersiap dan bersolek dengan ciri khasnya masing-masing. 27 rombongan dari enam RW menggunakan kostum-kostum meriah.

Kostum baju adat dari berbagai daerah mewarnai rangkaian bersih desa. Seakan tak mau kalah satu sama lain, masing-masing rombongan mengeluarkan kreatifitasnya. Seruan yel-yel dan tarian menjadi penyemangat sebelum kirab menuju balai kelurahan.

WhatsApp Image 2023 08 06 at 15.36.09 1
Kemeriahan pawai dan pertunjukkan kebudayaan yang mewarnai perayaan bersih desa di Kelurahan Dukuh Pakis Surabaya, pada Minggu (6/8/2023). Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Pertunjukan Reog Ponorogo menjadi pembuka, disusul gunung tumpeng sayur-mayur yang menjadi ikon bersih desa kali ini.

“Tumpeng Agung ini merupakan wujud rasa syukur kami warga masyarakat Dukuh Pakis. Ada juga tumpeng, polo pendem, lauk pauk, dan seterusnya,” kata Ketua Lembaga Perberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), Widodo, pada Minggu (6/8/2023).

WhatsApp Image 2023 08 06 at 15.36.12 1
Tumpeng gunung yang menjadi tradisi ruwat desa di Kelurahan Dukuh Pakis. Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Puluhan terong, tomat, timun, wortel, cabai merah, jeruk, apel, dan aneka lainnya dijejer melingkar rapi membentuk gunung dan diarak oleh warga.

“Kalau yang tumpeng gunung nanti dibawa keluar, direbut oleh warga. Sebenarnya ngga ada makna khusus untuk warga yang ingin berebut tapi kadang ada juga yang percaya tujuannya mengambil berkah,” ucap Widodo.

WhatsApp Image 2023 08 06 at 15.36.10
Kemeriahan pawai dan pertunjukkan kebudayaan yang mewarnai perayaan bersih desa di Kelurahan Dukuh Pakis Surabaya, pada Minggu (6/8/2023). Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

 

Selain tumpeng gunung yang dihadirkan oleh kelurahan, tak mau ketinggalan beberapa warga Dukuh Pakis juga dengan suka rela memberikan sejumlah tumpeng nasi untuk dihidangkan dan disantap bersama.

“Setelah acara ini mereka akan membuat lingkaran, masing-masing berisi sekitar 10 orang lalu didoakan bersama sebagai bentuk keguyuban warga Dukuh Pakis,” ujarnya.

WhatsApp Image 2023 08 06 at 15.36.10 1
Kemeriahan pawai dan pertunjukkan kebudayaan yang mewarnai perayaan bersih desa di Kelurahan Dukuh Pakis Surabaya, pada Minggu (6/8/2023). Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Widodo yang juga sebagai ketua pelaksana kegiatan tersebut menuturkan bahwa setiap tahun warga Dukuh Pakis tak pernah absen untuk menggelar bersih desa setiap Minggu Wage dalam penanggalan Jawa. “Ini bukan perayaan Agustusan, ini syukuran desa. Pelaksanaannya setiap Minggu Wage di bulan Suro,” jelasnya.

Puncaknya, pada malam hari ini pagelaran wayang yang didalangi Ki Punjul Krasanto. Mengisahkan tentang patriotisme pembangunan Kelurahan Dukuh Pakis. “Wayang ini siang dan malam. Setelah acara hiburan nanti ada wayang sampai jam empat sore terus dilanjut jam delapan sore sampai pagi,” ucapnya.

WhatsApp Image 2023 08 06 at 15.36.12 2
Kemeriahan pawai dan pertunjukkan kebudayaan yang mewarnai perayaan bersih desa di Kelurahan Dukuh Pakis Surabaya, pada Minggu (6/8/2023). Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Meski hidup di lingkungan perkotaan, nyatanya identitas sebagai masyarakat Jawa patut dilestarikan. “Ini bagian dari budaya, mempersatuan warga Dukuh Pakis dari timur ke barat, selatan ke utara, jadi bisa dilihat berapa ribu warga yang kumpul. Semua berkumpul, guyub rukun itu yang kami pertahankan,” tandasnya.

WhatsApp Image 2023 08 06 at 15.36.11
Kemeriahan pawai dan pertunjukkan kebudayaan yang mewarnai perayaan bersih desa di Kelurahan Dukuh Pakis Surabaya, pada Minggu (6/8/2023). Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita Surabayaberita Surabaya hari inidukuh pakisdukuh pakis surabayaSurabaya
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

by Mochamad Abdurrochim
21/05/2026 3:32 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dewan Kesenian Kota Malang (DKM) kembali menghadirkan ruang diskusi santai bagi para pegiat seni teater lewat agenda...

Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

by Darmadi Sasongko
11/04/2026 3:25 AM
0

Tugujatim.id - Kajian Sejarah Busana Khas Malang ditulis oleh Dwi Cahyono, Yayasan Inggil. Identitas sebuah daerah tidak hanya tercermin dari...

DPRD Kota Malang Catat PR Krusial di HUT ke-112, Kemiskinan hingga Banjir Belum Tuntas

Klambi Indis dari Sudut Pandang Seni Kontemporer

by Darmadi Sasongko
10/04/2026 11:05 AM
0

Tugujatim.id - Klambi Indis, dari sudut pandang Seni Kontemporer ditulis oleh Dimas Novib S, Pengurus Dewan Kesenian Malang. Tulisan ini...

Perjalanan Menuju Pertaubatan

Perjalanan Menuju Pertaubatan

by Dwi Linda
22/02/2026 11:43 AM
0

Oleh: Muhammad Mufid, Cerpenis Difabel di Malang Tugujatim.id - Malam sudah larut dan jalanan Kota Jakarta tampak lengang. Lampu-lampu jalan...

Next Post
bacaleg tugu jatim

Hasil Perbaikan, Berkas 101 Bacaleg Kabupaten Mojokerto Tidak Memenuhi Syarat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID